Selama Penerapan PSBB, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Tegal Menurun

Kompas.com - 16/07/2020, 19:29 WIB
Kasat Lantas Polres Tegal Kota AKP Bakti Kautsar Ali KOMPAS.com/Tresno SetiadiKasat Lantas Polres Tegal Kota AKP Bakti Kautsar Ali

TEGAL, KOMPAS.com - Sejak diberlakukannya penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB), angka kecelakaan lalu lintas ( laka lantas) di Kota Tegal, Jawa Tengah, cenderung menurun.

Kasatlantas AKP Bakti Kautsar Ali mengungkapkan, pada triwulan pertama di bulan Januari terdapat 27 kasus, Februari 21 kasus, dan Maret 21 kasus.

Dengan jumlah korban mencapai 77 orang yang semuanya hanya mengalami luka ringan.

Sementara di triwulan kedua bersamaan dengan saat penerapan isolasi wilayah atau PSBB, terjadi penurunan kasus seperti di bulan April ada 11 kasus, dan di bulan Mei 15 kasus.

Baca juga: Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Namun setelah PSBB berakhir, kasus laka lantas di jalan raya kembali meningkat.

"Di bulan Juni, tiga korban laka lantas meninggal dunia. Meski triwulan kedua jumlah kasusnya lebih sedikit dibanding triwulan pertama karena adanya lockdown dan PSBB, namun secara fatalitas jumlahnya meningkat," kata Bakti di Tegal, Kamis (16/7/2020).

Meski demikian, pihaknya tetap menggencarkan sosialisasi untuk menekan angka kecelakaan.

Kini, jajaran Satlantas akan melangsungkan Operasi Patuh Candi 2020 mulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2020.

Baca juga: Laka Lantas Renggut 127 Nyawa di Maluku Sepanjang 2019

Melalui momentum tersebut, di antaranya agar dapat meminimalisir laka lantas hingga terwujudnya keamanan, keselamatan ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas)

"Operasi ini dilaksanakan secara tematik tergantung seringnya jenis pelanggaran. Tujuannya agar terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Terpenting saat ini agar masyarakat patuh protokol kesehatan di tengah adaptasi kebiasaan baru," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB di Cilegon Diperpanjang hingga 19 November, Bioskop Belum Dibuka

PSBB di Cilegon Diperpanjang hingga 19 November, Bioskop Belum Dibuka

Regional
Kronologi Penangkapan Pria yang Bacok Istri dan Mertuanya di Makassar, Sempat Lukai Polisi lalu Tewas Ditembak

Kronologi Penangkapan Pria yang Bacok Istri dan Mertuanya di Makassar, Sempat Lukai Polisi lalu Tewas Ditembak

Regional
Cerita Ridwan Kamil soal Mendesain Masjid dan Wasiat Ayah

Cerita Ridwan Kamil soal Mendesain Masjid dan Wasiat Ayah

Regional
Ridwan Kamil Mendesain Masjid Seribu Bulan, Calon Masjid Terbesar di Banyumas

Ridwan Kamil Mendesain Masjid Seribu Bulan, Calon Masjid Terbesar di Banyumas

Regional
Bayar Pajak dengan Uang Koin, Pedagang Mainan Ini Berpesan agar Tidak Dikorupsi

Bayar Pajak dengan Uang Koin, Pedagang Mainan Ini Berpesan agar Tidak Dikorupsi

Regional
Kronologi Layangan Tersangkut di Roda Pesawat Citilink, Pilot Sempat Lapor ke Tower

Kronologi Layangan Tersangkut di Roda Pesawat Citilink, Pilot Sempat Lapor ke Tower

Regional
Korban Pembacokan Diduga Tak Dilayani RS karena Hasil Rapid Test, Ini Penjelasan Pengelola

Korban Pembacokan Diduga Tak Dilayani RS karena Hasil Rapid Test, Ini Penjelasan Pengelola

Regional
Suami yang Bunuh Istrinya Hamil 7 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Suami yang Bunuh Istrinya Hamil 7 Bulan Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Ayah Ibu Dipenjara karena Narkoba, Balita di Medan Dianiaya Paman Bibi gara-gara Buang Air di Celana

Ayah Ibu Dipenjara karena Narkoba, Balita di Medan Dianiaya Paman Bibi gara-gara Buang Air di Celana

Regional
Diduga Diserang Kawanan Tawon, Pria Ini Ditemukan Tewas di Kubangan Air

Diduga Diserang Kawanan Tawon, Pria Ini Ditemukan Tewas di Kubangan Air

Regional
Layangan Tersangkut di Pesawat Citilink yang Akan Mendarat

Layangan Tersangkut di Pesawat Citilink yang Akan Mendarat

Regional
Karut-marut Hilirisasi Riset di Indonesia

Karut-marut Hilirisasi Riset di Indonesia

Regional
Sekolah Ditutup, Pemilik Kantin Ini Banting Setir Jadi Pedagang Bunga Plastik

Sekolah Ditutup, Pemilik Kantin Ini Banting Setir Jadi Pedagang Bunga Plastik

Regional
Diduga Usai Konsumsi Sabu, Seorang Oknum Polisi Ditangkap Warga, Kapolres Simalungun: Akan Kita Tindak Tegas...

Diduga Usai Konsumsi Sabu, Seorang Oknum Polisi Ditangkap Warga, Kapolres Simalungun: Akan Kita Tindak Tegas...

Regional
Menyoal Foto Bugil 2 Pria di Gunung Gede Pangrango, Terduga Pelaku Sebut untuk Riset Tema Tubuh

Menyoal Foto Bugil 2 Pria di Gunung Gede Pangrango, Terduga Pelaku Sebut untuk Riset Tema Tubuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X