Dampak PSBB Selama Pandemi, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Subang Menurun

Kompas.com - 10/07/2020, 08:09 WIB
Suasana sepi saat Lebaran pertama di ruas tol Cikampek-Palimanan, Subang, Jawa Barat, Minggu (24/5/2020). Pemerintah memberlakukan larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOSuasana sepi saat Lebaran pertama di ruas tol Cikampek-Palimanan, Subang, Jawa Barat, Minggu (24/5/2020). Pemerintah memberlakukan larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19 melalui Operasi Ketupat 2020. Kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang dilarang keluar dari wilayah Jabodetabek.

SUBANG, KOMPAS.com - Sejak pandemi Covid-19, angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Subang cenderung menurun. Begitu juga dengan jumlah pengendara meninggal akibat kecelakaan.

Berdasarkan catatan Polres Subang, angka kecelakaan sejak Januari hingga Juni 2020 memurun, dengan total 280 kecelakaan.

Pada Januari jumlah kecelakaan sebanyak 55, Februari 62, Maret 46, April 35, Mei 40, dan Juni 50.

Baca juga: Sebanyak 1.780 Kendaraan Pemudik Diminta Putar Balik di Subang

 

Penurunan terjadi pada Maret dan April, dan Mei. Kemudian mulai naik pada Juni 2020, seiring berakhirnya penerapan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB).

Selain itu, angka korban meninggal akibat kecelakaan juga menurun selama sejak Januari hingga Juni 2020. Pada Januari jumlah meninggal ada 30, Februari 31, Maret 20, April 20, Mei 19, dan Juni 28 orang.

Sementara pada 2019, angka kecelakaan sebanyak 572 kasus, dengan meninggal dunia 313 orang, luka berat 37, dan luka ringan 960 orang.

Kerugian akibat kecelakaan yang melibatkan 574 kendaraan roda dua, 134 kendaraan roda empat, dan 156 kendraan roda enam itu sebesar Rp 1,03 juta. 

Baca juga: Polres Subang Bagikan Bingkisan Lebaran kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Kemudian pada 2018, angka kecelakaan sebanyak 636 kasus, dengan meninggal dunia 327 orang, luka berat 91, dan luka ringan 807 orang. Kerugian akibat kecelakaan yang melibatkan 622 kendaraan roda dua, 199 kendaraan roda empat, dan 184 kendraan roda enam itu sebesar Rp 1.793.850.000

Meski ada penurunan kasus kecelakaan, Polres Subang tetap melakukan upaya sosialisasi keselamatan berlalu lintas dengan mengajak masyarakat disiplin mengikuti aturan berlalu lintas.

"Tujuannya untuk meningkatkan kualitas keselamatan berlalu lintas, menekan tingkat fatalitas korban kecelakaan, dan mengajak masyarakat disiplin menerapkan aturan lalu lintas," kata Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani melalui pesan singkat, Kamis (9/7/2020) sore.

Disamping itu, Polres Subang juga mensosialisasikan new normal dan penerapan proktokol kesehatan Covid-19 kepada pengemudi angkutan kota (angkot).

"Kami melakukan pelatihan keselamatan Polri Peduli cegah Covid-19 periode III kepada pengemudi angkotan kota," kata Teddy.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Pariwisata untuk Turis Domestik, Bali Fokus Bangun Kepercayaan Wisatawan

Buka Pariwisata untuk Turis Domestik, Bali Fokus Bangun Kepercayaan Wisatawan

Regional
Haru Pasangan yang Tinggal dengan Kambing Kala Rumahnya Direnovasi TNI

Haru Pasangan yang Tinggal dengan Kambing Kala Rumahnya Direnovasi TNI

Regional
Jalan Lintas Rokan Hulu-Bengkalis Rusak Parah, Warga: Kalau Panas Penuh Debu, Jika Hujan Berlumpur

Jalan Lintas Rokan Hulu-Bengkalis Rusak Parah, Warga: Kalau Panas Penuh Debu, Jika Hujan Berlumpur

Regional
Sekolah di Tangerang Raya Aktif Mulai September 2020, Ini Tahapannya

Sekolah di Tangerang Raya Aktif Mulai September 2020, Ini Tahapannya

Regional
Dokter RSUD Kota Madiun Positif Covid-19, 30 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Dokter RSUD Kota Madiun Positif Covid-19, 30 Tenaga Medis Jalani Tes Swab

Regional
Seminggu Karantina Mandiri, Kepala BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19

Seminggu Karantina Mandiri, Kepala BPOM Ambon Sembuh dari Covid-19

Regional
Peredaran Narkoba di Jabar Naik 200 Persen Saat Pandemi Covid-19

Peredaran Narkoba di Jabar Naik 200 Persen Saat Pandemi Covid-19

Regional
Diduga Terbebani Biaya Nikah, Calon Mempelai Pria Bunuh Diri, Sempat Hubungi Calon Istri

Diduga Terbebani Biaya Nikah, Calon Mempelai Pria Bunuh Diri, Sempat Hubungi Calon Istri

Regional
Sekolah Swasta Ingin Terapkan Belajar Tatap Muka, Ini Jawaban Pemkot Ambon

Sekolah Swasta Ingin Terapkan Belajar Tatap Muka, Ini Jawaban Pemkot Ambon

Regional
Video Viral 'Aksi Dugem' Para Pendaki di Bukit Savana Rinjani, Langgar Protokol Kesehatan

Video Viral "Aksi Dugem" Para Pendaki di Bukit Savana Rinjani, Langgar Protokol Kesehatan

Regional
Jumlah Pengguna Narkoba Terbanyak di Jabar Ada di Bandung, Depok, lalu Cianjur

Jumlah Pengguna Narkoba Terbanyak di Jabar Ada di Bandung, Depok, lalu Cianjur

Regional
Gempa Magnitudo 5,5 di Sumba Barat Daya, Warga Berhamburan Keluar, Tebing Pantai Runtuh

Gempa Magnitudo 5,5 di Sumba Barat Daya, Warga Berhamburan Keluar, Tebing Pantai Runtuh

Regional
Anggota DPRD Makassar Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Dikenakan Wajib Lapor

Anggota DPRD Makassar Penjamin Pengambilan Jenazah Covid-19 Dikenakan Wajib Lapor

Regional
Viral, Video Belasan Gelandangan Adu Jotos di Lampu Merah, Ternyata gara-gara Ini

Viral, Video Belasan Gelandangan Adu Jotos di Lampu Merah, Ternyata gara-gara Ini

Regional
Dua Bulan Zona Hijau, Kota Tegal Kembali Catatkan Kasus Baru Covid-19

Dua Bulan Zona Hijau, Kota Tegal Kembali Catatkan Kasus Baru Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X