Pelaku Order Fiktif di Kalbar Ditangkap, Korban Rugi 2 Kali Lipat

Kompas.com - 11/06/2020, 17:03 WIB
Ilustrasi penangkapan pelaku persetubuhan gadis di bawah umur SHUTTERSTOCKIlustrasi penangkapan pelaku persetubuhan gadis di bawah umur

PONTIANAK, KOMPAS.com – WL, warga Pontianak, Kalimantan Barat, ditangkap polisi karena diduga melakukan order fiktif pembelian barang menggunakan aplikasi ojek online.

Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Barat Kombes Pol Donny Charles Go mengatakan, saat ini tersangka WL masih dalam pemeriksaan penyidik untuk mengetahui kemungkinan adanya korban lain.

“Pelaku sudah ditahan oleh Direktorat Reskrimsus Polda Kalbar untuk memudahkan proses penyidikan serta pengembangan bila masih ada korban lainnya,” kata Donny, Kamis (11/6/2020).

Baca juga: Grab Ganti Kerugian Wilandini Terkait Serbuan 11 Order Fiktif GrabFood

Donny menjelaskan, kejadian berawal saat WL mendatangi salah satu toko elektronik di Jalan Panglima Aim, Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalbar membeli kabel sebanyak tiga roll seharga Rp 150.000.

Pelaku kemudian meminta pemilik toko untuk menuliskan harga pada kuitansi pembayaran sebesar Rp 315.000.

"WL memesan ojek online untuk membelikan barang menggunakan akun milik orang lain," ujarnya.

Baca juga: Iba Melihat Pengemudi Ojol, Wilandini Tetap Bayar 11 Order Fiktif GrabFood

Sementara itu, Kasubdit V Ditreskrimsus Polda Kalbar Kompol Dudung Setiawan mengatakan, pengemudi ojol yang mendapatkan oderan dari WL mendatangi toko tersebut dan membayar barang yang dipesan.

Namun, saat diantarkan ternyata alamat yang telah dicantumkan palsu.

“Pengemudi ojol ini tak dapat menyerahkan barang, sementara barang tersebut pun tak dapat dikembalikan ke toko,“ ucap Dudung.  

Tersangka mendatangi toko tersebut untuk mengambil selisih harga barang sebesar Rp 165.000.

“Dengan cara ini, pelaku memperoleh untung dari selisih harga penjualan kabel sebesar Rp 165.000,” jelas Dudung.

Merasa dirugikan, pengemudi ojol tersebut melapor ke polisi.

“Tersangka WL dijerat dengan Undang-undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” pungkas Dudung.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Tipikor Selidiki 4 Kasus Dugaan Korupsi, 10 Pejabat Pemkot Tegal Diperiksa

Satgas Tipikor Selidiki 4 Kasus Dugaan Korupsi, 10 Pejabat Pemkot Tegal Diperiksa

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Januari 2021

Regional
Polisi Sebut Perumahan di Lokasi Longsor yang Tewaskan 40 Orang Langgar Aturan

Polisi Sebut Perumahan di Lokasi Longsor yang Tewaskan 40 Orang Langgar Aturan

Regional
Tangis Haru Keluarga Menyambut Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 di Ende, NTT

Tangis Haru Keluarga Menyambut Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 di Ende, NTT

Regional
Jadi Orang Pertama Divaksin, Bupati Jepara: Seperti Digigit Semut Hitam Bukan Semut Merah

Jadi Orang Pertama Divaksin, Bupati Jepara: Seperti Digigit Semut Hitam Bukan Semut Merah

Regional
PPKM Jilid 2 di Jateng, PKL Bakal Dibuatkan Aplikasi Khusus Jualan

PPKM Jilid 2 di Jateng, PKL Bakal Dibuatkan Aplikasi Khusus Jualan

Regional
Bikin Fans Berkerumun, Seorang Artis TikTok Diperiksa Polisi

Bikin Fans Berkerumun, Seorang Artis TikTok Diperiksa Polisi

Regional
Dua Kepala Daerah di DIY Positif Covid-19 , Sekda: Makan Tidak Usah Bareng-bareng

Dua Kepala Daerah di DIY Positif Covid-19 , Sekda: Makan Tidak Usah Bareng-bareng

Regional
Kesal Harga Turun, Seorang Peternak Buang Telur Ayamnya ke Sawah, Videonya Viral

Kesal Harga Turun, Seorang Peternak Buang Telur Ayamnya ke Sawah, Videonya Viral

Regional
5 Kabupaten di Papua Telah Terapkan Sekolah Tatap Muka

5 Kabupaten di Papua Telah Terapkan Sekolah Tatap Muka

Regional
Jumlah Pelanggar Aturan PPKM Jilid 1 di Jateng Capai 3.665 Orang

Jumlah Pelanggar Aturan PPKM Jilid 1 di Jateng Capai 3.665 Orang

Regional
RS Lapangan Malang Sudah Rawat 614 Pasien Covid-19, 402 di Antaranya Sembuh

RS Lapangan Malang Sudah Rawat 614 Pasien Covid-19, 402 di Antaranya Sembuh

Regional
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Taman Nasional Kelimutu Ditutup

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Taman Nasional Kelimutu Ditutup

Regional
Mobil Diduga Milik Wakil Ketua DPRD Sulut Diadang Istri di Tengah Jalan, Ini Kata Polisi

Mobil Diduga Milik Wakil Ketua DPRD Sulut Diadang Istri di Tengah Jalan, Ini Kata Polisi

Regional
Danrem 162 WB Bersyukur Divaksin Baru Kena Covid-19: Kalau Tidak Lebih Parah

Danrem 162 WB Bersyukur Divaksin Baru Kena Covid-19: Kalau Tidak Lebih Parah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X