Kompas.com - 11/06/2020, 15:45 WIB
Bupati Garut Rudy Gunawan saat diwawancara, Jumat (17/04/2020) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGBupati Garut Rudy Gunawan saat diwawancara, Jumat (17/04/2020)

GARUT, KOMPAS.com – Bupati Garut Rudy Gunawan memastikan semua tempat wisata di Garut sudah bisa dan siap dikunjungi wisatawan, baik lokal maupun dari kota-kota lain di Indonesia.

“Kami sudah firm dengan protokol kesehatannya, kita tinggal hanya memastikan, terutama yang menginap di hotel, tapi secara keseluruhan kami mempersilakan,” jelas Bupati Garut Rudy Gunawan, Rabu (10/06/2020) malam di Pendopo Garut usai menerima kunjungan pengurus Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Garut.

Rudy menuturkan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan telah mengeluarkan surat kepada setiap pengelola tempat wisata.

Baca juga: Heboh Kepala Sekolah Bawa Pistol di Saku Celana Temui Massa di Garut, Ini Faktanya

 

Surat tersebut berisi surat pernyataan kesanggupan pengelola tempat wisata untuk mematuhi protokol kesehatan bagi pengunjung dan para pekerjanya.

“Surat pernyataan untuk mematuhi protokol kesehatan dan kesiapan secara internal mempersiapkan itu (protokol kesehatan),” jelas Rudy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pemerintah, menurut Rudy, hanya membuat regulasi tentang protokol kesehatan di tempat-tempat wisata. Sementara, soal pelaksanaannya dilakukan masing-masing oleh pengelola tempat wisata.

“Kita hanya memberi arahan dan pengawasan saja,” katanya.

Rudy pun membuka ruang bagi para wisatawan dari berbagai daerah, termasuk daerah yang saat ini berstatus zona merah untuk datang berwisata ke Garut selama mereka melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Yang dari Jakarta, boleh ke Garut, silakan, kan tidak ada pembatasan (di Garut), hanya harus memeriksakan kesehatannya,” katanya.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Kabupaten Garut, Rahmat Khadi menyambut baik kebijakan Pemkab Garut untuk membuka kembali tempat-tempat wisata di Garut beserta hotel dan restoran yang ada di Garut. Hal ini bisa menjadi angin segar bagi dunia wisata di Garut.

“Bisa jadi angin segar agar dunia pariwisata di Garut bisa bergeliat lagi setelah tiga bulan ini berhenti operasi,” jelasnya saat ditemui, Kamis (11/06/2020).

Baca juga: Kronologi Kepala SMK di Garut Bawa Pistol Saat Datangi Toserba

Pria yang biasa disapa dengan panggilan Bah Endi ini menuturkan, aktivitas wisata di Garut sejak beberapa hari ini memang sudah mulai dibuka. Namun, memang belum ada wisatawan dari luar kota Garut.

“Kebanyakan wisatawan lokal yang datang karena jenuh diam di rumah terus, meski belum dibuka mereka memaksa untuk berwisata,” katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X