5 Bulan Terakhir, Kasus Perceraian di Aceh Capai 2.397, Ternyata Ini Pemicunya

Kompas.com - 11/06/2020, 14:40 WIB
Ilustrasi kesunyian ISTOCKPHOTO/ANTONIGUILLEMIlustrasi kesunyian

KOMPAS.com - Berdasar data yang diperoleh dari Mahkamah Syariah Provinsi Aceh, dalam 5 bulan terakhir ada 2.397 kasus perceraian.

Penyebab kasus perceraian tersebut sebagian besar dipicu oleh pertengkaran antara pasangan yang terjadi secara terus-menerus.

Lalu, disusul masalah ekonomi keluarga dan kekerasan dalam rumah tangga ( KDRT).

"Yang meninggalkan salah satu pihak ini bukan hanya dari pihak suami ya, ada beberapa kasus juga yang kita temui bahwa pihak istri yang pergi, baru disusul oleh faktor ekonomi dan KDRT," kata Panitera Muda Mahkamah Syariah Aceh Abdul Latif, di Banda Aceh, Rabu (12/6/2020), dilansir dari Antara.

Baca juga: Pemkot Solo Minta KPU Efisiensi Anggaran Pilkada Serentak 2020

Dari total kasus tersebut, Abdul mencatat kasus cerai talak sebanyak 660 perkara. Untuk cerai gugat sejumlah 1.737 perkara.

"Yang sudah kita putuskan ada sekitar 2.108 perkara, sisanya ada yang masih dalam proses dan ada juga beberapa kasus perceraian yang berhasil damai," katanya. 

Namun demikian, Abdul mengaku jumlah kasus tersebut cenderung menurun saat pandemi corona. 

Baca juga: Fakta di Balik Video Viral Siswa SMA Gelar Pesta Kelulusan di Saat Pandemi Corona

Untuk menekan angka kasus perceraian yang cenderung naik, Abdul berharap para pasangan untuk mencoba mediasi antara keluarga terlebih dahulu.

 

 

"Ada baiknya, coba diselesaikan secara kekeluargaan terlebih dahulu seperti melibatkan keluarga dari kedua belah pihak atau perangkat desa yang mungkin bisa mendapatkan solusi lain selain perceraian," katanya pula.

Menurut Abdul, daerah yang mencatat angka perceraian tertinggi adalah Aceh Utara sebanyak 280 perkara.

Disusul Bireuen 200 perkara, Aceh Timur 167 perkara, dan Aceh Tamiang 152 perkara.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Orang Jadi Tersangka Makar karena Membentang Bendera Bintang Kejora Saat Demo di Sorong

6 Orang Jadi Tersangka Makar karena Membentang Bendera Bintang Kejora Saat Demo di Sorong

Regional
Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, Bandara Abdulrachman Saleh Tetap Beroperasi Normal

Aktivitas Gunung Semeru Meningkat, Bandara Abdulrachman Saleh Tetap Beroperasi Normal

Regional
Seorang Pengelola Wisata Tewas Usai Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Begini Kronologinya

Seorang Pengelola Wisata Tewas Usai Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Begini Kronologinya

Regional
Dalam 4 Hari, Parigi Moutong 25 Kali Diguncang Gempa

Dalam 4 Hari, Parigi Moutong 25 Kali Diguncang Gempa

Regional
Perayaan Malam Tahun Baru di Mataram Ditiadakan, Masyarakat Diminta Tetap di Rumah

Perayaan Malam Tahun Baru di Mataram Ditiadakan, Masyarakat Diminta Tetap di Rumah

Regional
Dua Anggota KPPS di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

Dua Anggota KPPS di Sleman Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
Kasus Covid-19 Tembus 1.207, Pemkab Purbalingga Tak Terapkan Jam Malam

Kasus Covid-19 Tembus 1.207, Pemkab Purbalingga Tak Terapkan Jam Malam

Regional
Alasan Ali Fauzi Berani Jamin Bebas Bersyarat Napi Terorisme Kasim Khow

Alasan Ali Fauzi Berani Jamin Bebas Bersyarat Napi Terorisme Kasim Khow

Regional
Satu Tersangka Perusak dan Pembakar Ambulans Partai Nasdem Ajukan Praperadilan

Satu Tersangka Perusak dan Pembakar Ambulans Partai Nasdem Ajukan Praperadilan

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Lamongan, Pohon Tumbang dan Tanggul Sungai Longsor

Hujan dan Angin Kencang di Lamongan, Pohon Tumbang dan Tanggul Sungai Longsor

Regional
Kisah Sumitri, Usai Tengok Khitanan Cucu, Tewas Akibat Kecelakaan di Tol Cipali

Kisah Sumitri, Usai Tengok Khitanan Cucu, Tewas Akibat Kecelakaan di Tol Cipali

Regional
Diduga Keluarkan Hasil Tak Akurat, 2 Laboratorium PCR Swasta Ditutup Sementara

Diduga Keluarkan Hasil Tak Akurat, 2 Laboratorium PCR Swasta Ditutup Sementara

Regional
Berburu 'Swing Voters' di Detik Terakhir Pilkada Karawang

Berburu "Swing Voters" di Detik Terakhir Pilkada Karawang

Regional
Warga Gunung Api Purba Nglanggeran Kembangkan Lalat untuk Urai sampah

Warga Gunung Api Purba Nglanggeran Kembangkan Lalat untuk Urai sampah

Regional
Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali, 10 Orang Tewas, Ini Penyebabnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Cipali, 10 Orang Tewas, Ini Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X