Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Kompas.com - 26/05/2020, 06:22 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pasar Kebun Semai, Palembang, Sumatera Selatan, ditutup selama satu pekan setelah seorang pedagang perempuan berinisial N (52) meninggal dengan status reaktif berdasarkan rapid test virus corona baru atau Covid-19.

Direktur Utama PD Pasar Palembang Jaya Abdul Rizal mengatakan, penutupan dilakukan setelah menggelar rapat bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumatera Selatan bersama perwakilan TNI dan Polri.

Baca juga: Viral Video Pedagang Mengamuk dan Buka Blokade Jalan karena Dilarang Masuk Pasar

Penutupan dilakuakn untuk mencegah potensi penyebaran virus corona baru atau Covid-19.

"Jadi, tadi sesuai dengan penyampaian dari jubir Gugus Tugas Provinsi Sumsel, dia menyarankan pasar kita ditutup sementara untuk mengantisipasi. Memang hasil swab belum ada, hasil rapid test mendekati positif (Covid-19). Jadi kita ambil kebijakan untuk menutup sementara," kata Abdul saat dihubungi, Senin (25/5/2020).

Pasar Kebun Semai telah ditutup sejak H-3 Lebaran dan mulai beraktivitas kembali pada H+4 Lebaran tepatnya pada Rabu (27/5/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Tim gugus tugas akan melakukan sterilisasi dengan menyemprotkan cairan disinfektan di setiap sudut pasar.

"Pedagang yang meninggal itu, ada di belakang. Biasanya menjual bahan kebutuhan pokok,"ujarnya.

Terdapat 150 pedagang yang berjualan di Pasar Kebun Semai. Gugus tugas juga menjadwalkan rapid test virus corona baru terhadap ratusan pedagang itu.

"Kita tadi disarankan Dinkes, untuk menghitung waktu terakhir. Setelah dihitung, yang bersangkutan sudah 10 hari lebih tidak ke pasar. Tapi untuk antisipasi kita disarankan untuk melakukan pemeriksaan, setidaknya ada 100 pedagang yang ada di sekitarnya," ungkap Abdul.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel Yuwono mengatakan, pedagang berinisial N itu meninggal setelah dirawat di Rumah Sakit Pusri, Palembang, Sumatera Selatan.

Pedagang itu telah menjalani rapid test virus corona dinyatakan reaktif. 

Baca juga: Jubir Covid-19 Sumsel: 109 Tenaga Medis Ogan Ilir Dipecat, Kita Masih Butuh Mereka

Pasien tersebut dimakamkan pada Senin (25/5/2020) sekitar pukul 14.00 WIB.

"Belum sempat di swab karena pasien baru datang di IGD. Riwayat penyakit sebelumnya diabetes melitus dan hipertensi," kata juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel Yuwono saat dikonfirmasi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.