PSBB Malang Raya Disetujui, Wali Kota Sutiaji: Perwali Ditargetkan Selesai Hari Ini

Kompas.com - 12/05/2020, 14:21 WIB
Wali Kota Malang, Sutiaji usai rapat koordinasi dengan tokoh agama terkait Perwal PSBB di Balai Kota Malang, Selasa (12/5/2020). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWali Kota Malang, Sutiaji usai rapat koordinasi dengan tokoh agama terkait Perwal PSBB di Balai Kota Malang, Selasa (12/5/2020).

MALANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Malang menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah tokoh agama dan pengusaha hotel di Balai Kota Malang, Selasa (12/5/2020). 

Rapat koordinasi itu untuk menjaring aspirasi terkait Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Malang Raya yang telah disetujui Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Sebelumnya, Senin (11/5/2020), Terawan sudah menyetujui penerapan PSBB di Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Baca juga: PSBB Malang Raya Disetujui Menkes, Khofifah Minta Pemda Susun Aturan

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Kesehatan (Kepmenkes) nomor HK.01.07/MENKES/305/2020 tentang penetapan pembatasan sosial berskala besar di wilayah Malang Raya dalam rangka percepatan penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19).

"Pada hari ini saya mendatangkan para tokoh agama, baik yang secara struktural FKUB, ada MUI, NU, Muhammadiyah, DMI, minta masukannya gimana," kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Selasa.

Baca juga: Khofifah: PSBB Malang Sudah Disetujui, tapi...

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rapat koordinasi antar tokoh agama dan pengusaha hotel itu digelar terpisah.

Rapat dengan tokoh agama digelar terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan rapat dengan pengusaha hotel dan restoran yang tergabung dalam Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Sutiaji mengatakan, perwali terkait PSBB ditargetkan rampung hari ini dengan mempertimbangkan seluruh masukan yang disampaikan melalui rapat koordinasi tersebut.

"Perwali hari ini sudah selesai. Draft kami sudah hampir sempurna tinggal menampung masukan-masukan itu untuk nanti kami tuangkan," katanya.

Sutiaji belum bisa memastikan jadwal pelaksanaan PSBB Malang Raya, termasuk juga PSBB di Kota Malang.

Menurutnya, masing-masing daerah di Malang Raya masih fokus menyelesaikan peraturan turunan terkait PSBB.

"Kami masih menyiapkan perwal kami sendiri. Tentu kami harus ada kearifan lokal masing-masing, kita padukan nanti dengan kabupaten kota. Konteksnya adalah PSBB Malang Raya," ungkapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X