Update Corona di NTT: Tambah 3 Kasus Positif, 1 Kasus Transmisi Lokal Pertama

Kompas.com - 12/05/2020, 12:37 WIB
Ilustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona dan gejala terinfeksi virus corona

KUPANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengumumkan tambahan tiga kasus positif virus corona baru atau Covid-19 pada Senin (11/5/2020) malam.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Dominikus Minggu Mere mengatakan, tiga kasus itu berasal dari Kota Kupang, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dan Kabupaten Nagekeo.

"Tiga pasien yang positif ini sedang dirawat di RSUD WZ Johannes Kupang, satu dirujuk dari RSUD Aeramo di Nagekeo, satu pasien rujukan dari RSUD Soe, TTS," ungkap Dominikus di kantor Gubernur NTT, Senin.

Baca juga: Cerita Mahasiswa NTT Kesulitan Ikuti Kuliah Online, Terpaksa Pinjam Ponsel Tetangga

Dominikus mengatakan, pasien yang berasal dari Kota Kupang merupakan kasus transmisi lokal.

Sementara dua kasus lainnya, kata Dominikus, belum diketahui asal penularannya.

"Sesuatu yang kita khawatirkan sudah terjadi di depan mata kita. Karena itu kita imbau untuk warga agar menjalankan protokol kesehatan secara sunggguh sungguh," kata Dominikus.

Dominikus akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang dan Kabupaten Kupang untuk melacak kasus transmisi lokal tersebut pada Selasa (12/5/2020).

Sehingga, langkah pembatasan dapat diambil untuk mencegah penularan virus corona baru atau Covid-19.

Hingga Senin (11/5/2020), terdapat 16 kasus positif Covid-19 di NTT. Sebanyak 15 pasien masih dirawat dan satu pasien dinyatakan sembuh.

Baca juga: Kades di Flores Timur 2 Jam di Atas Pohon Cari Sinyal demi Rapat Virtual dengan Bupati

Domikus pun mengimbau masyarakat NTT tetap mematuhi protokol kesehatan yang diimbau pemerintah. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan cuci tangan untuk mencegah penyebaran virus corona baru.

"Kami akan meng-update seluruh perkembangan kasus Covid-19, manakala sudah ada hasil swab test sampel pasien," kata Dominikus.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Soal Potensi Tsunami 20 Meter, Pemprov Jabar Siapkan Manajemen Krisis

Regional
Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Tenaga Medis Jemput Pasien Covid-19 yang Punya Komorbid, Malah Dilumuri Kotoran

Regional
Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Tak Dibayar Usai Berkencan, Seorang PSK Curi Motor Pelanggan

Regional
Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Tiga Ibu Hamil Positif Covid-19 Melahirkan di RSUCM Aceh Utara, Semua Bayinya Negatif

Regional
Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Tiga Kecamatan di Kampar Riau Berlakukan PSBM

Regional
Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Riau Peringkat 3 Nasional Penambahan Terbanyak Kasus Covid-19, Setelah DKI Jakarta dan Jabar

Regional
Kisah Meli Sang Juara LIDA 2020 Asal Cianjur, Hidup Sederhana di Rumah Reyot

Kisah Meli Sang Juara LIDA 2020 Asal Cianjur, Hidup Sederhana di Rumah Reyot

Regional
Gatot Nurmantyo: KAMI Bukan Alat buat 'Nyapres', kalau Jadi Partai Saya Keluar...

Gatot Nurmantyo: KAMI Bukan Alat buat "Nyapres", kalau Jadi Partai Saya Keluar...

Regional
Bupati Kecam Aksi Vandalisme Mushala di Tangerang, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

Bupati Kecam Aksi Vandalisme Mushala di Tangerang, MUI Minta Polisi Usut Tuntas

Regional
Disiksa dan Dibuang di Jalan, Kini Bocah 10 Tahun Itu Diasuh Kapolres Pelalawan

Disiksa dan Dibuang di Jalan, Kini Bocah 10 Tahun Itu Diasuh Kapolres Pelalawan

Regional
Merasa Gagal Jadi TKI, Udin Malu Pulang Kampung, Nekat Kembali ke Malaysia Malah Terjaring Operasi

Merasa Gagal Jadi TKI, Udin Malu Pulang Kampung, Nekat Kembali ke Malaysia Malah Terjaring Operasi

Regional
Klaster Covid-19 di Ponpes, Ganjar Minta Ada Protokol Khusus yang Disusun Bareng Kiai

Klaster Covid-19 di Ponpes, Ganjar Minta Ada Protokol Khusus yang Disusun Bareng Kiai

Regional
Pulang dari Kondangan di Cirebon, 21 Warga Temanggung Terpapar Corona, Ini Faktanya

Pulang dari Kondangan di Cirebon, 21 Warga Temanggung Terpapar Corona, Ini Faktanya

Regional
Tangis Haru Pak Ody, Driver Ojol Korban Order Fiktif 14 Ayam Geprek, Ini Akhir Kisahnya

Tangis Haru Pak Ody, Driver Ojol Korban Order Fiktif 14 Ayam Geprek, Ini Akhir Kisahnya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Vandalisme Mushala di Tangerang | Cerita Tepu yang Tubuhnya Kaku Seperti Kayu

[POPULER NUSANTARA] Vandalisme Mushala di Tangerang | Cerita Tepu yang Tubuhnya Kaku Seperti Kayu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X