Tidak Terima Diusir dan Disuruh Bayar Utang, Pemuda Ini Bunuh Pemilik Warung

Kompas.com - 12/05/2020, 10:32 WIB
Pelaku pembunuhan pemilik warung di Lampung Tengah, RBT (27) usai ditangkap aparat Polsek Seputih Banyak, Minggu (11/5/2020). Pelaku diduga membunuh karena tidak terima ditagih utangnya. (FOTO: Dok. Polsek Seputih Banyak) KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA Pelaku pembunuhan pemilik warung di Lampung Tengah, RBT (27) usai ditangkap aparat Polsek Seputih Banyak, Minggu (11/5/2020). Pelaku diduga membunuh karena tidak terima ditagih utangnya. (FOTO: Dok. Polsek Seputih Banyak)

LAMPUNG, KOMPAS.com - Tidak terima diusir dan disuruh membayar utang, seorang pemuda membunuh pemilik warung yang merupakan tetangganya sendiri.

Peristiwa pembunuhan itu terungkap dalam 24 jam oleh aparat Polsek Seputih Banyak, Lampung Tengah.

Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma melalui Kapolsek Seputih Banyak, Inspektur Satu Heri Susanto mengatakan, pelaku berinisial RBT (27) alias Kemin.

Baca juga: Daging Babi Diolah Menyerupai Daging Sapi, Dijual Bebas di Pasar Bandung

Pelaku ditangkap di rumahnya di Dusun III, Kampung Rukti Basuki, Kecamatan Rumbia, Lampung Tengah pada Senin (11/5/2020) sekitar pukul 3.00 WIB.

"Pelaku ditangkap karena diduga telah membunuh Susrini, pemilik warung di Kampung Sido Binangun, Kecamatan Seputih Banyak," kata Heri saat dihubungi, Senin (11/5/2020) malam.

Menurut Heri, dari keterangan warga sekitar lokasi kejadian, Susrini ditemukan telah tewas di dalam warung pada Minggu (10/5/2020) sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat ditemukan, korban dalam keadaan terlentang dan wajah tertutup boneka.

Baca juga: Kisah Irma, Kembalikan Bantuan Sembako karena Tak Tahan Lihat Tetangga Kelaparan

Utang ke korban

Dari informasi yang dikumpulkan petugas kepolisian, beberapa warga sempat melihat pelaku datang dan minum di warung korban pada pagi hari.

Warga mendengar korban menyuruh pelaku pergi dan menolak memberikan minum karena pelaku masih mempunyai utang.

"Pelaku diusir dan disuruh pergi. Pelaku diketahui mempunyai utang terhadap korban," kata Heri.

Baca juga: Buntut Video Bullying YouTuber Ferdian Paleka dkk, Penjaga Diperiksa, Ponsel Disita

Dari barang bukti yang ada di lokasi, diduga korban dibunuh dengan cara dijerat menggunakan kabel charger ponsel.

Heri mengatakan, dari penangkapan pelaku, pihaknya juga menemukan barang bukti yang adalah milik korban di rumah pelaku.

Barang bukti itu adalah tas hitam berisi gembok dan anak kunci serta ponsel milik korban. Barang bukti itu ditanam di bawah pohon pisang di belakang rumah pelaku.

"Pelaku dijerat pasal 338 KUHP dan atau pasal 339 KUHP dengan ancaman pidana 20 tahun penjara," kata Heri.

Baca juga: Gagal Tagih Utang, Residivis Kasus Pembunuhan Aniaya Satpam

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uang Dana Desa di Cianjur Dirampok, Begini Kronologinya

Uang Dana Desa di Cianjur Dirampok, Begini Kronologinya

Regional
Patok Akademi TNI Dipasang di Kantornya, Wali Kota Magelang: Pelayanan Tetap Normal

Patok Akademi TNI Dipasang di Kantornya, Wali Kota Magelang: Pelayanan Tetap Normal

Regional
IRT Tewas Bakar Diri, Korban Sering Melamun dan Tak Serumah dengan Suaminya

IRT Tewas Bakar Diri, Korban Sering Melamun dan Tak Serumah dengan Suaminya

Regional
Saat Ketua DPRD Riau Dimarahi Hakim

Saat Ketua DPRD Riau Dimarahi Hakim

Regional
Latihan Silat Berujung Maut, Korban Tewas akibat Benturan di Kepala

Latihan Silat Berujung Maut, Korban Tewas akibat Benturan di Kepala

Regional
Upaya Jawa Timur Turunkan Kasus Covid-19 Sesuai Permintaan Jokowi...

Upaya Jawa Timur Turunkan Kasus Covid-19 Sesuai Permintaan Jokowi...

Regional
Hilang saat Mencari Ikan, Nelayan Ini Ditemukan Tewas di Selat Bunaken

Hilang saat Mencari Ikan, Nelayan Ini Ditemukan Tewas di Selat Bunaken

Regional
Viral, Video Pengejaran dan Suara Tembakan Mirip Adegan Film

Viral, Video Pengejaran dan Suara Tembakan Mirip Adegan Film

Regional
Pemkab Sleman Susun Ulang Mitigasi Bencana Gunung Merapi Sesuai Protokol Covid-19

Pemkab Sleman Susun Ulang Mitigasi Bencana Gunung Merapi Sesuai Protokol Covid-19

Regional
Kunjungi Kanwil BRI Malang, Wali Kota Sutiaji Pastikan Pelayanan Nasabah Aman

Kunjungi Kanwil BRI Malang, Wali Kota Sutiaji Pastikan Pelayanan Nasabah Aman

Regional
Sertifikat Tanah Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi Ditargetkan Terbit Bulan Ini

Sertifikat Tanah Masjid Hadiah Pangeran Abu Dhabi untuk Jokowi Ditargetkan Terbit Bulan Ini

Regional
Ibu Ini Live di Media Sosial Setelah Curi Emas, Hasil Penjualan Dipakai Berfoya-foya

Ibu Ini Live di Media Sosial Setelah Curi Emas, Hasil Penjualan Dipakai Berfoya-foya

Regional
Terungkap, Mobil Kaca Pecah yang Ditinggal Ternyata Milik Residivis Narkoba yang Dikejar Polisi

Terungkap, Mobil Kaca Pecah yang Ditinggal Ternyata Milik Residivis Narkoba yang Dikejar Polisi

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 9 Juli 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 9 Juli 2020

Regional
New Normal, Pantai dan Taman di Denpasar Mulai Dibuka Kembali

New Normal, Pantai dan Taman di Denpasar Mulai Dibuka Kembali

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X