Kompas.com - 10/05/2020, 07:56 WIB
Wali Kota Tarakan dr Khairul saat meninjau pelabuhan masyarakat di Kelurahan Juwata Laut, Tarakan, Kaltara, Senin (27/4/2020). Dok. Humas Pemkot TarakanWali Kota Tarakan dr Khairul saat meninjau pelabuhan masyarakat di Kelurahan Juwata Laut, Tarakan, Kaltara, Senin (27/4/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Tarakan, Kalimantan Utara, sudah berjalan 15 hari sejak diberlakukan Minggu, (26/4/2020).

Sepanjang itu, Pemkot Tarakan terus mengevaluasi efektivitas penerapan sejumlah aturan baru selama PSBB guna menekan penyebaran Covid-19.

Pelanggaran terbanyak ditemukan di akses masuk jalur laut di Pelabuhan Tengkayu Tarakan.

“Masih ada juga satu atau dua speedboat yang mencoba mengelabui petugas masuk (Tarakan) malam hari,” ungkap Wali Kota Tarakan Khairul saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (9/5/2020).

Baca juga: PSBB Tarakan, ASN dan Legislator Mondar-mandir Lewat Jalur Tikus

Padahal, kata Khairul, semua akses laut dilarang membawa penumpang selama PSBB.

Karena itu, siapapun yang masuk wilayah Tarakan langsung dikarantina 14 hari.

“Penumpangnya kadang ada 10 sampai 16 orang yang kita karantina,” tutur dia.

Sebagai bahan evaluasi, pihaknya berencana memberi sanksi tegas kepada para motoris yang sengaja membawa penumpang masuk ke Tarakan.

“Sudah tahu enggak boleh bawa penumpang selama PSBB, mereka tetap bawa. Menurut saya, pihak motoris juga harus diberi sanksi,” tegas dia.

Selain jalur laut, larangan penggunaan masker di luar rumah belum sepenuhnya dipatuhi masyarakat.

Baca juga: PSBB di Tarakan, Pedagang Tak Taat Jam Buka Tutup Disemprot Mobil Pemadam Kebakaran

Petugas menjaring setidaknya 40 orang dalam sehari tak menggunakan masker saat keluar rumah.

Kemudian, terdapat pelanggaran jam buka tutup toko sembako maupun non sembako.

“Masih ada satu dua yang belum patuh. Kami semprot pakai mobil pemadam,” jelas dia.

Meski demikian, kata Khairul, secara keseluruhan penerapan PSBB sudah berjalan efektif. Hanya butuh pengawasan yang lebih intens.

Karena itu, Khairul memperpanjang PSBB ini hingga 30 Mei mendatang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X