Banjarmasin Terapkan Jam Malam Selama PSBB, Warga yang Keluyuran Ditindak

Kompas.com - 23/04/2020, 23:08 WIB
Suasana tepian Sungai Martapura yang sepi menjelang malam di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (18/4/2020). Sejak merebaknya wabah COVID-19 hingga sekarang tidak ada lagi kunjungan wisatawan ke objek wisata yang menjadi salah satu landmark di Kalimantan Selatan itu. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wsj. ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA SSuasana tepian Sungai Martapura yang sepi menjelang malam di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (18/4/2020). Sejak merebaknya wabah COVID-19 hingga sekarang tidak ada lagi kunjungan wisatawan ke objek wisata yang menjadi salah satu landmark di Kalimantan Selatan itu. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wsj.

BANJARMASIN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Banjarmasin akan memberlakukan jam malam selama masa pembatasan sosial berskala besar ( PSBB).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Banjarmasin, Machli Riyadi, mengatakan, petugas gabungan akan rutin berpatroli mulai 21.00 Wita hingga 06.00 Wita.

"Ini akan diawasi oleh personel TNI, Polri dan Satpol PP yang tergabung dalam tim penanganan Covid 19 Banjarmasin," ujar Machli Riyadi dalam keterangan persnya, Kamis (23/4/2020) malam.

Baca juga: Satpol PP Banjarmasin Ancam Pukul Pelanggar PSBB dengan Rotan

Setiap pergerakan orang tanpa barang, ujar Machli, akan dihentikan pada saat jam malam diberlakukan.

Walaupun begitu, bagi warga yang terpaksa keluar rumah untuk memenuhi kebutuhan dasarnya seperti membeli makanan, maka akan diperbolehkan setelah dilakukan pemeriksaan identitas.

"Ada pengecualian, yaitu pemenuhan kebutuhan pokok itu diperkenankan, tetapi akan dilakukan pemeriksaan kelengkapannya," jelasnya.

Bagi warga yang keluyuran tanpa sebab, kata Machli, akan ditindak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga: Selama PSBB di Banjarmasin, Jalur Darat dan Sungai Diperketat

Namun tindakan hukum yang diambil menurutnya akan diliat dari bentuk pelanggarannya, mulai dari diberi teguran lisan hingga sanksi tegas.

"Dalam ketentuan ini memang ada sanksi, mulai dari teguran hingga sanksi tegas, terutama bagi yang tidak mengenakan masker," tandasnya.

Untuk diketahui, pemberlakuan PSBB Banjarmasin mulai diterapkan pada Jumat (24/4/2020).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Regional
Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

Regional
Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

Regional
RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

Regional
Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X