Ruang Penyimpanan Vaksin Dinas Kesehatan Blitar Terbakar

Kompas.com - 23/04/2020, 22:24 WIB
Ruang penyimpanan vaksin di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Jawa Timur, terbakar, Kamis (23/4/2020). Surabaya.Tribunnews.com/Samsul HadiRuang penyimpanan vaksin di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Jawa Timur, terbakar, Kamis (23/4/2020).

KOMPAS.com - Ruang penyimpanan vaksin di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Blitar, Jawa Timur, terbakar, Kamis (23/4/2020).

Kebakaran terjadi saat warga melaksanakan shalat magrib berjemaah di mushala kantor Dinkes Kota Blitar.

Jemaah tiba-tiba mencium bau seperti plastik terbakar.

Baca juga: Kisah di Balik Pemulung Curi Padi, Tak Punya Uang untuk Makan dan Hidupi 5 Anggota Keluarga

Tak lama kemudian aliran listrik di kantor dinkes padam. Warga kemudian melihat kepulan asap dari atap salah satu ruangan,

Saat diperiksa, terlihat api di salah satu ruangan kantor.

"Saat itu api masih kecil, lalu ada pegawai Dinkes yang ikut jemaah melapor ke petugas pemadam kebakaran," kata Sumono, warga yang ikut shalat Maghrib, Kamis.

Petugas pemadam datang ke lokasi dengan membawa APAR. Namun, api semakin membesar.

"Lalu, petugas mengambil mobil pemadam untuk memadamkan api," ujarnya.

Tak berselang lama, api akhirnya bisa dipadamkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X