Kondisi Membaik Selama Karantina Mandiri, Pasien Positif di Jombang Tunggu Hasil Swab

Kompas.com - 07/04/2020, 20:35 WIB
Budi Winarno, Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Jawa Timur, saat memberikan keterangan terkait perkembangan kasus Covid-19, di media center Pemkab Jombang, Senin (6/4/2020). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍBudi Winarno, Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang, Jawa Timur, saat memberikan keterangan terkait perkembangan kasus Covid-19, di media center Pemkab Jombang, Senin (6/4/2020).

JOMBANG, KOMPAS.com- Satu dari dua pasien positif virus corona baru atau Covid-19 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, telah menjalani karantina selama 14 hari.

Pasien pertama tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah pulang menunaikan ibadah umrah. Saat ini, kondisi pasien itu sehat dan menjalani isolasi mandiri di rumah.

"Untuk kasus positif pertama, hari ini kondisinya sehat dan berdasarkan hitungan sudah melewati masa pengawasan selama 14 hari," kata Humas Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (7/4/2020).

Budi memerinci, pasien berjenis kelamin perempuan itu menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Jombang dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) pada 17 Maret 2020.

Sepekan kemudian, pasien itu meninggalkan rumah sakit karena dinyatakan sehat.

Baca juga: 2 Pasien Positif Corona Meninggal dalam 2 Hari, Salah Satunya PDP asal Mimika

Tapi, tiga hari pascakeluar dari RS, hasil pemeriksaan swab menyatakan pasien positif virus corona baru atau Covid-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski dinyatakan positif, pasien pertama di Jombang itu memilih menjalani karantina mandiri di rumahnya.

Kini, kondisi pasien itu telah sehat. Budi mengatakan, berdasarkan rapid test virus corona yang dilakukan pada awal April 2020, tak ada reaksi pada tes pasien tersebut.

Untuk memastikan kesembuhan pasien, Budi masih menunggu hasil pemeriksaan swab kedua yang diambil pada 31 Maret 2020.

"Kalau hasil Rapid Tes negatif. Tapi untuk kepastian bahwa pasien sudah terbebas dari Covid-19 atau belum, kita tunggu hasil pemeriksaan Swab. Sampai hari ini belum kami terima," ujar Budi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Regional
Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Tercatat 217 UMKM Ajukan Surat PIRT, Bupati Lampung Timur: Jangan Dipersulit

Regional
Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Dua Bangunan di Kota Metro Jadi Cagar Budaya, Walkot Wahdi: Bisa Jadi Referensi Penelitian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X