KILAS DAERAH

Di Banyuwangi, Dompet Dhuafa Hadirkan Bilik Disinfektan “Drive Thru” Bagi Ojek Online

Kompas.com - 07/04/2020, 20:12 WIB
Bilik Disinfektan yang disediakan Balitbang Provinsi Sumut ramai didatangi warga, Jumat (27/3/2020) Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi SumutBilik Disinfektan yang disediakan Balitbang Provinsi Sumut ramai didatangi warga, Jumat (27/3/2020)

KOMPAS.comDompet Dhuafa terus berinovasi untuk melawan penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Salah satu inovasi adalah menciptakan bilik disinfektan drive thru di Banyuwangi yang utamanya ditujukan untuk kalangan ojek online.

“Di lokasi tersebut, sekaligus dilakukan sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat di kalangan pengendara ojek online,” kata Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Jawa Timur Kholid Abdillah dalam keterangan tertulis, Selasa (7/4/2020).

Dengan sosialisasi itu, sambung dia, diharapkan upaya melawan virus corona dapat efektif dan membuat masyarakat merasa aman serta nyaman menggunakan jasa ojek online di Banyuwangi.

Baca juga: Jangan Semprot Disinfektan Langsung ke Manusia, Ini Bahayanya Kata Pakar UGM

“Konsep drive thru dirasa tepat karena salah satu pihak yang terdampak dari pandemi Covid-19 adalah kelompok pekerja menengah ke bawah, salah satunya ojek online atau pangkalan,” ujar Kholid.

Menurut dia, mereka masih harus bekerja di luar rumah untuk memenuhi kebutuhan. Itulah yang menjadi latar belakang Dompet Dhuafa menghadirkan 100 bilik disinfektan di Jawa Timur.

Bilik disinfektan itu terutama dihadirkan di berbagai wilayah yang kini sudah termasuk sebagai zona merah.

“Mereka mengantre satu-persatu untuk sterilisasi diri. Dari pagi hingga siang dan selama kegiatan tersebut berlangsung,” imbuh Kholid.

Baca juga: Kisah Blusukan Dompet Dhuafa Bagikan Sembako untuk Masyarakat Terdampak Corona

Ia melanjutkan, para pengendara ojek online juga diberi hand sanitizer setelah keluar dari bilik disinfektan.

Inovasi Dompet Dhuafa itu pun mendapat apresiasi dari salah satu pengendara ojek online bernama Ook. Menurut dia, inovasi itulah yang dibutuhkan agar tetap besih.

“Terima kasih donatur Dompet Dhuafa yang peduli kepada kami, pengendara ojek online yang selalu beraktivitas di lapangan, meski virus Corona mewabah di wilayah Indonesia, tidak kecuali Banyuwangi,” kata dia.

Sementara itu, cairan yang digunakan pada bilik disinfektan aman jika mengenai bagian luar tubuh. Kandungan cairan disinfektan berbeda dengan yang digunakan untuk menyemprot benda.

Baca juga: Ekonomi Lesu Akibat Covid-19, Dompet Dhuafa Jatim Targetkan Berikan Sembako ke 1.000 Penerima

Komposisi cairan terdiri dari chloroxylenol (4,8 persen) dengan pengenceran 25 mili liter (ml) per 1 liter air atau benzalkonium klorida (1,1856 persen) dengan pengenceran 45 ml per 1 liter air.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X