Kompas.com - 11/03/2020, 09:55 WIB
Kuasa hukum Yunantyo Adi Setiawan, Michael Deo (tengah) bersama empat rekan lainnya Aryas Adi Suyanto, Tri Djoko, Anggoro Yukhaniawan, Deddy Soelistijono saat memberikan keterangan pemanggilan mereka bersama kliennya ke Polda Jateng, Rabu (26/2/2020) atas aduan Rektor Unnes Fathur Rokhman. KOMPAS.com/istimewaKuasa hukum Yunantyo Adi Setiawan, Michael Deo (tengah) bersama empat rekan lainnya Aryas Adi Suyanto, Tri Djoko, Anggoro Yukhaniawan, Deddy Soelistijono saat memberikan keterangan pemanggilan mereka bersama kliennya ke Polda Jateng, Rabu (26/2/2020) atas aduan Rektor Unnes Fathur Rokhman.

SEMARANG, KOMPAS.com - Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Fathur Rokhman melaporkan penggiat sosial Yunantyo Adi Setiawan atas tuduhan pencemaran nama baik ke Polda Jateng.

Menanggapi hal itu, Michael Deo, Kuasa Hukum Yunantyo Adi mengatakan, gugatan tersebut diajukan untuk membela hak dan menegakkan hukum atas dugaan plagiat Rektor Unnes ke UGM dilakukan secara tertutup adalah benar dan dilindungi undang-undang.

"Pada intinya klien kami keberatan jika dikaitkan dengan perbuatan yang sengaja menyerang martabat seseorang. Pada dasarnya yang klien kami sampaikan pada UGM adalah surat aduan pribadi atau internal. Dan isinya bisa ditanyakan sendiri kepada pihak Rektorat UGM," jelas Michael saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2020).

Baca juga: Dugaan Plagiarisme Disertasi Rektor Unnes, Dianggap Tuduhan Basi hingga UGM Minta Klarifikasi

Menurut Michael, pihak UGM sudah mengambil langkah kongkret dengan membuat Tim Pencari Fakta yang bertugas menghimpun dan melakukan analisis terhadap dokumen terkait aduan dan hasil pemeriksaan yang berupa rekomendasi yang akan dipergunakan Rektor untuk mengambil keputusan.

"UGM mengucapkan terima kasih dan sikap dari UGM tersebut membuktikan aduan klien kami adalah sah dan bukan bertujuan mencemarkan atau memfitnah seseorang," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Kuasa Hukum Fathur Rokhman, Mochtar Hadi Wibowo mengaku baru menerima pemberitahuan resmi dari Pengadilan Negeri Semarang hari ini Selasa (10/03/2020).

Dikatakannya, pihaknya akan mengikuti semua prosedur hukum yang berlaku.

"Kami akan pelajari dulu dan persiapkan jawaban untuk mengajukan gugatan balik tentang perbuatan melawan hukum kepada yang bersangkutan atas ulah hal-hal yang dilakukan oleh penggugat," jelas Mochtar.

Mochtar berpendapat gugatan tersebut bertujuan merusak kehormatan seseorang dan tak memiliki dasar yang jelas.

"Bisa jadi gugatan tersebut untuk lucu-lucuan, setiap orang mengajukan gugatan boleh boleh saja tapi gugatan tersebut layak secara hukum apa tidak, dengan dasar-dasar hukum yang kuat atau gugatan tersebut malah prematur lemah secara hukum," pungkasnya.

Baca juga: Soal Dugaan Plagiarisme, Rektor Unnes: Disertasi 17 Tahun Lalu Kok Diungkit Sekarang

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X