Update Gempa Sukabumi: 130 Rumah Rusak

Kompas.com - 11/03/2020, 06:00 WIB
Rumah yang rusak di Kampung Sangkali, RT 01/06 Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jabar, akibat bencana gempa bumi bermagnitudo 5.0 yang berpusat di di 6.89 LS 106.62 BT, 13 km Timur Laut Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman pusat gempa 10 km di bawah permukaan laut. (ANTARA/BPBD Kabupaten Sukabumi)
antaranewsRumah yang rusak di Kampung Sangkali, RT 01/06 Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, Jabar, akibat bencana gempa bumi bermagnitudo 5.0 yang berpusat di di 6.89 LS 106.62 BT, 13 km Timur Laut Kabupaten Sukabumi dengan kedalaman pusat gempa 10 km di bawah permukaan laut. (ANTARA/BPBD Kabupaten Sukabumi)

SUKABUMI, KOMPAS.com - Jumlah rumah rusak akibat gempa berkekuatan magnitudo 5,0 di Sukabumi, Jawa Barat, terus bertambah.

Hingga Selasa (10/3/2020) malam dilaporkan seratusan rumah rusak.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi hingga pukul 23.00 WIB menyebutkan, jumlah rumah rusak sudah mencapai 130 unit.

Sebanyak 30 unit di antaranya rumah rusak berat.

Baca juga: Gempa Bumi di Sukabumi Sebabkan 7 Warga Terluka

Selain itu, kerusakan terjadi pada 2 bangunan sekolah dasar (SD), masjid, mushala, dan fasilitas umum (fasum).

Dampak kerusakan masih dilaporkan di enam kecamatan, yaitu Kabandungan, Kalapanunggal, Parakansalak, Cidahu, Ciambar dan Cikidang.

"Sementara yang rumah rusak berat ada 30 rumah, di antaranya ada yang ambruk," kata Kepala Bidang Kedarutan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman kepada Kompas.com di kantor BPBD di Kecamatan Cikembar, Selasa malam.

Menurut Maman, laporan kerusakan akan terus bertambah karena belum semua desa yang terdampak melaporkan secara resmi.

Saat ini, lanjut dia, desa yang melaporkan baru sekitar 10 desa di empat kecamatan.

"Ada beberapa desa yang sudah melaporkan tapi belum disusul datanya," ujar Maman.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Nenek Berusia 100 Tahun Asal Surabaya Sembuh dari Covid-19, Bagaimana Bisa?

Nenek Berusia 100 Tahun Asal Surabaya Sembuh dari Covid-19, Bagaimana Bisa?

Regional
Kisruh Bantuan Mobil PCR, Saling Klaim dan Amukan Risma, Ini Akhir Ceritanya

Kisruh Bantuan Mobil PCR, Saling Klaim dan Amukan Risma, Ini Akhir Ceritanya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Wali Kota Risma Tersulut Emosi | Kerangka Diduga Berusia Ratusan Tahun

[POPULER NUSANTARA] Wali Kota Risma Tersulut Emosi | Kerangka Diduga Berusia Ratusan Tahun

Regional
Saat Dosen Unpad Masuk Data Penerima Dana Bansos Rp 600 Ribu Per Bulan: Bingung Bantuan Apa Ini?

Saat Dosen Unpad Masuk Data Penerima Dana Bansos Rp 600 Ribu Per Bulan: Bingung Bantuan Apa Ini?

Regional
Polisi Pukul Pakai Rotan Warga Tak Bermasker, Tetap Diproses Hukum Meski Ada Masyarakat yang Mendukung

Polisi Pukul Pakai Rotan Warga Tak Bermasker, Tetap Diproses Hukum Meski Ada Masyarakat yang Mendukung

Regional
Detik-detik Satpam Tewas Dibunuh Maling, Berawal Saat Pergoki Pencurian Kelapa Sawit

Detik-detik Satpam Tewas Dibunuh Maling, Berawal Saat Pergoki Pencurian Kelapa Sawit

Regional
Jejak Kasus Pecatan TNI Ruslan Buton, Tuntut Jokowi Mundur hingga Terlibat Kasus Pembunuhan La Gode

Jejak Kasus Pecatan TNI Ruslan Buton, Tuntut Jokowi Mundur hingga Terlibat Kasus Pembunuhan La Gode

Regional
Kabur dari Rutan Polsek Malili, Satu Tahanan Titipan Kejari Luwu Timur Ditembak

Kabur dari Rutan Polsek Malili, Satu Tahanan Titipan Kejari Luwu Timur Ditembak

Regional
Tentang New Normal di DIY, Sri Sultan: Jangan tergesa-gesa

Tentang New Normal di DIY, Sri Sultan: Jangan tergesa-gesa

Regional
Kota Bandung Kini Terapkan PSBB Proporsional

Kota Bandung Kini Terapkan PSBB Proporsional

Regional
7 Pohon Tumbang Diterjang Angin Puting Beliung di Sukabumi, 1 Mobil dan Puluhan Rumah Rusak

7 Pohon Tumbang Diterjang Angin Puting Beliung di Sukabumi, 1 Mobil dan Puluhan Rumah Rusak

Regional
Pekan Depan, Keluar Masuk NTB Wajib Bawa Surat Bebas Corona

Pekan Depan, Keluar Masuk NTB Wajib Bawa Surat Bebas Corona

Regional
Sabtu, 2 Unit Mobil PCR Dijadwalkan Siaga di Surabaya, Ini Lokasinya

Sabtu, 2 Unit Mobil PCR Dijadwalkan Siaga di Surabaya, Ini Lokasinya

Regional
Diduga Rem Blong Saat Turunan Tajam, Truk Sayur Terguling dan Terjun ke Jurang 10 Meter

Diduga Rem Blong Saat Turunan Tajam, Truk Sayur Terguling dan Terjun ke Jurang 10 Meter

Regional
Kawal Kebijakan Jokowi, Kota Tegal Terapkan New Normal Mulai 1 Juni

Kawal Kebijakan Jokowi, Kota Tegal Terapkan New Normal Mulai 1 Juni

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X