Dinkes Sukabumi Kirim Sampel Pasien yang Meninggal Saat Diisolasi

Kompas.com - 04/03/2020, 10:57 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

SUKABUMI, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, Jawa Barat, mengirimkan sampel pasien yang meninggal dunia saat diisolasi ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan, Rabu (4/3/2020).

"Pengiriman sampel sekarang dalam perjalanan. Tadi dikawal oleh dua surveilans ke Balitbangkes, berangkat sebelum subuh," kata Pelaksana tugas Kepala Dinkes Kota Sukabumi Rita Fitrianingsih kepada Kompas.com, Rabu.

Rita menuturkan, pengiriman spesimen baru dikirim hari ini, karena kemarin harus memastikan dulu alurnya dan berkoordinasi dengan Dinkes Provinsi Jawa Barat.

Baca juga: Seorang Pasien di Sukabumi Meninggal Saat Diisolasi, Begini Penjelasan Wali Kota

Setelah provinsi berkoordinasi dengan Balitbangkes, akhirnya sampel bisa dikirim.

Selain itu, virus transporter media (VTM) untuk penyimpanan sampel terlambat tiba di Sukabumi.

Kota Sukabumi mendapatkan lima unit VTM, namun yang satu dipakai dulu oleh Dinkes Cianjur.

"VTM datang, kasus kita sudah berjalan dua hari. Pas VTM datang pas kasus Cianjur, jadi lebih siap," tutur Rita.

Baca juga: Pasien Meninggal di Cianjur Dipastikan Negatif Virus Corona

Rita menjelaskan, petugas pengambilan sampel oleh rumah sakit, sedangkan pengiriman oleh Dinkes.

Sedangkan, untuk model penyampaian sampel itu ada yang menggunakan serum dan ada yang menggunakan swab.

"Cianjur sempat mengambil swab. Di Sukabumi tidak sempat mengambil swab, karena kondisi pasien sangat cepat sekali," kata dia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X