Jatinangor Sumedang Diterjang Banjir 1 Meter Lebih, Warga Panik

Kompas.com - 28/02/2020, 18:54 WIB
Banjir merendam wilayah Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Jumat (28/2/2020) sore. Sejumlah warga mengaku panik karena air datang tiba-tiba. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHBanjir merendam wilayah Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Jumat (28/2/2020) sore. Sejumlah warga mengaku panik karena air datang tiba-tiba. AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Banjir dengan ketinggian lebih dari 1 meter merendam kawasan padat penduduk di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (28/2/2020) sore sekitar pukul 17.00 WIB.

Banjir merendam Desa Sayang dan Desa Cikeruh dengan ketinggian air paling parah terjadi di Dusun Taraju, RT 03/09, Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor.

Di Dusun Taraju, air merendam sejumlah rumah warga hingga atap genteng.

Baca juga: Banjir Mulai Surut, Guru dan Siswa SDN Karangligar Bersih-bersih

Banjir terjadi akibat tingginya curah hujan yang terjadi sejak Kamis (28/2/2020) hingga Jumat, hari ini.

Hujan yang terus mengguyur menyebabkan Sungai Cikeruh meluap sehingga air masuk ke pemukiman warga.

Warga sekitar Noneng (49) mengatakan, banjir besar seperti ini baru kali pertama terjadi.

Rumah Noneng sendiri terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter.

"Dari kemarin hujan besar, terus-terusan hujan. Air sungai (Cikeruh) meluap masuk ke rumah kami. Saat lihat air besar, barang-barang sudah kami amankan, sempat panik juga tadi," ujar Noneng kepada Kompas.com di lokasi, Jumat sore.

Warga lainnya, Yusmawati (35) mengaku panik begitu air masuk ke rumahnya.

"Iya, biasanya tidak sampai ke rumah seperti sekarang. Tadi panik, buru-buru amanin barang berharga ke tempat aman. Baru kali ini banjir seperti ini," tutur Yusmawati kepada Kompas.com di sekitar rumahnya.

Sementara itu, Kanit Intel Polsek Ucu Abdurahman meminta warga tidak panik dan tetap waspada.

"Memang banjir seperti ini baru kali ini terjadi di wilayah ini. Kami turun membantu warga yang terjebak banjir sambil mengimbau agar warga tetap tenang dan senantiasa waspada," kata Ucu.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi Hingga Maret, BMKG Minta Daerah Ini Waspadai Banjir

Hingga Jumat malam sekitar pukul 18.40 WIB, hujan masih mengguyur dan dua desa tersebut masih terendam banjir.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X