Viral Penjual Es Curi Susu Bayi dan Kepergok Polisi, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 28/02/2020, 18:33 WIB
Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual es gepeng ingin membeli susu seharga Rp 37.000 namun uangnya tak cukup sehingga ia mencuri. Potongan layar videoPria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual es gepeng ingin membeli susu seharga Rp 37.000 namun uangnya tak cukup sehingga ia mencuri.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Video seorang penjual es kepergok polisi mencuri susu, viral di media sosial Salah satu akun Twitter yang mengunggah video tersebut adalah @Aryprasetyo85 pada Kamis (27/2/2020).

Di video tersebut terlihat seorang pria berbaju kuning sedang menegur pria berkaos hitam karena kepergok mencuri susu.

Pria berbaju kuning tersebut adalah Bripka Windo Nur Suhud (34) yang berdomisi di Pekalongan.

Baca juga: Video Polisi Jadi Imam Shalat di Penjara Viral, Diminta Tahanan hingga Terpaksa Direkam

Dalam percakapannya dengan Bripka Windo, pria berkaos hitam tersebut mengaku tak ada niat untuk mencuri susu.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai penjual es gepeng bercerita bahwa ia ingin membeli susu seharga Rp 37.000 namun uangnya tak cukup.

Ia pun mengambil susu di dalam rak dan menyembunyikannya di dalam tas. Aksinya diketahui oleh petugas minimarket.

Terjadi perdebatan antara pria tersebut dengan petugas minimarket. Meteka kemudian dipisah oleh Bripka Windo yang sedang ada di lokasi.

 

Saat itu, Bripka Windo berencana membawa pria tersebut ke kantor polisi untuk diproses.

Namun rencana tersebut batal setelah memdengar cerita bahwa penjual es itu mencuri susu untuk anaknya yang masih berusia 6 bulan yang ada di rumahnya.

"Saya khilaf Pak, tadi mbaknya (petugas minimarket) bilang pada saya, kok buat makan anak dikasih barang curian?."

"Setelah itu saya berpikir, Pak, saya salah," ujar pria di video tersebut.

Baca juga: Viral Video Sekuriti Mal di Medan Pukul Driver Ojol, Ini Duduk Perkaranya

Bripka Windo lalu memperingatkan bila tak menemui bayi di rumah, maka pria tersebut akan dibawa ke kantor polisi.

Ternyata pria tersebut tidak berbohong. Saat Bripka Windo mendatangi rumahnya, ada seorang bayi 6 bulan yang tidur di rumahnya.

Setelah mengetahui kejujuran pria tersebut, Bripka Windo menyerahkan sekotak susu kepada penjual es gepeng tersebut.

"Ini buat anak kamu," kata Bripkas Windo di video.

Baca juga: Viral Pria Mematung 7 Jam di Pinggir Jalan di Kebumen, Ditemukan Obat Bertuliskan Mr X

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien PDP Corona di Kudus Meninggal, Kondisi Menurun Selepas Dijenguk Anaknya

Pasien PDP Corona di Kudus Meninggal, Kondisi Menurun Selepas Dijenguk Anaknya

Regional
Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Regional
UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X