Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Kompas.com - 17/02/2020, 09:18 WIB
Ungkap kasus penipuan dengan modua penerimaan CPNS di Mapolres Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (14/2/2020). KOMPAS.COM/DOK POLRES KEBUMENUngkap kasus penipuan dengan modua penerimaan CPNS di Mapolres Kebumen, Jawa Tengah, Jumat (14/2/2020).

KEBUMEN, KOMPAS.com - Tersangka dalam kasus penipuan dengan modus penerimaan calon pegawai negeri sipil ( CPNS) di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, bertambah dari tiga  menjadi lima orang.

Dua orang yang baru ditetapkan menjadi tersangka yaitu seorang mantan dosen berinisial TR (51), warga Makassar, dan pensiunan PNS berinisial AB (62), warga Flores Timur.

Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan mengatakan penetapan kedua tersangka berdasarkan pengembangan tiga tersangka yang terlebih dahulu ditangkap.

Baca juga: Dibujuk Jadi CPNS, Anggota KPK Gadungan Tipu Korban Ratusan Juta di Kebumen

Ketiganya yaitu AS (43) warga Kebumen, ES (66) warga Bogor, dan RD (33) warga Malang.

"Dua tersangka TR dan AB yang kami tangkap ini adalah hasil pengembangan kasus sebelumnya. Kedua tersangka mendapatkan setoran dari tersangka yang sebelumnya melakukan perekrutan di wilayah Kebumen," kata Rudy saat dihubungi, Senin (17/2/2020).

Dua tersangka itu, kata Rudy, ditangkap di dua lokasi berbeda.

Tersangka TR ditahan setelah memenuhi panggilan penyidik di Polres Kebumen, Rabu (5/2/2020).

Baca juga: Dibujuk Jadi CPNS, Anggota KPK Gadungan Tipu Korban Ratusan Juta di Kebumen

Kemudian AB atau yang biasanya dipanggil Yang Mulia ditangkap di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Ini Dinyatakan Positif Covid-19 Sebelum Lanjutkan Beasiswa S3 ke Amerika

ASN Ini Dinyatakan Positif Covid-19 Sebelum Lanjutkan Beasiswa S3 ke Amerika

Regional
Sejak Akhir Maret, 7.662 Pemudik Pulang Kampung ke Gunungkidul

Sejak Akhir Maret, 7.662 Pemudik Pulang Kampung ke Gunungkidul

Regional
Duduk Perkara Pemakaman Perawat di Semarang Ditolak Warga, PPNI Turun Tangan hingga Ketua RT Minta Maaf

Duduk Perkara Pemakaman Perawat di Semarang Ditolak Warga, PPNI Turun Tangan hingga Ketua RT Minta Maaf

Regional
Pasien 02 Positif Covid-19 di Ciamis Tertular dari Pasien Positif Klaster Bogor

Pasien 02 Positif Covid-19 di Ciamis Tertular dari Pasien Positif Klaster Bogor

Regional
Hasil Tes Swab Pertama Bupati Karawang dan Tiga Pejabatnya Negatif

Hasil Tes Swab Pertama Bupati Karawang dan Tiga Pejabatnya Negatif

Regional
Pemkab Kuningan Siapkan Tempat Istirahat Tenaga Medis, Salah Satunya Hotel Milik Bupati

Pemkab Kuningan Siapkan Tempat Istirahat Tenaga Medis, Salah Satunya Hotel Milik Bupati

Regional
Akses Jalan Agam-Padang Pariaman Tertimbun Longsor, Hanya Bisa Dilintasi Kendaraan Roda Dua

Akses Jalan Agam-Padang Pariaman Tertimbun Longsor, Hanya Bisa Dilintasi Kendaraan Roda Dua

Regional
Penjelasan Dinkes Soal Angka Kematian Covid-19 di Jateng Lebih Tinggi dari Skala Nasional

Penjelasan Dinkes Soal Angka Kematian Covid-19 di Jateng Lebih Tinggi dari Skala Nasional

Regional
Cerita Pasien Positif Corona Pertama di NTT, Hanya Rasakan Meriang

Cerita Pasien Positif Corona Pertama di NTT, Hanya Rasakan Meriang

Regional
Sempat Hilang, Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas Dalam Perut Buaya, Begini Kronologinya

Sempat Hilang, Bocah 7 Tahun Ditemukan Tewas Dalam Perut Buaya, Begini Kronologinya

Regional
UPDATE Corona di Kepri: Positif Covid-19 Bertambah Jadi 23 Kasus

UPDATE Corona di Kepri: Positif Covid-19 Bertambah Jadi 23 Kasus

Regional
14 Remaja Digerebek di Kamar Hotel Saat Akan Gelar Pesta Seks, Sepasang Mucikari Turut Diamankan

14 Remaja Digerebek di Kamar Hotel Saat Akan Gelar Pesta Seks, Sepasang Mucikari Turut Diamankan

Regional
Positif Covid, Anggota Keluarga Bupati Morowali Utara Tak Tunjukkan Gejala

Positif Covid, Anggota Keluarga Bupati Morowali Utara Tak Tunjukkan Gejala

Regional
Sebelum Meninggal, Baby Sitter PDP Covid-19 Dibawa ke Orang Pintar, Disebut Sakit karena Disantet

Sebelum Meninggal, Baby Sitter PDP Covid-19 Dibawa ke Orang Pintar, Disebut Sakit karena Disantet

Regional
Sebelum Meninggal, Baby Sitter Berstatus PDP Covid-19 Berencana Menikahi Kekasihnya

Sebelum Meninggal, Baby Sitter Berstatus PDP Covid-19 Berencana Menikahi Kekasihnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X