Polisi Tangkap Pencuri yang Juga Cabuli Anak di Rumah Korbannya

Kompas.com - 14/02/2020, 23:05 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang pria bernama Reynaldi (25) ditangkap polisi usai mencuri ponsel di rumah tetangganya, Jalan Kesatuan III, Makassar, Sulawesi Selatan

Kanit Reskrim Polsek Makassar AKP Rahman Ronrong mengatakan Aldi tak hanya mencuri ponsel, tapi juga cabuli anak dari pemilik rumah yang dimasukinya.

Peristiwa ini dilakukan Aldi pada Rabu (29/2/2020) sekitar 03.00 WITA.

"Pelaku masuk merusak jendela dan membuka pintu dari dalam. Selain mengambil handphone, pelaku sempat meraba dada korban hingga terbangun dan berteriak," kata Rahman saat diwawancara wartawan di Mapolsek Makassar, Jumat (15/2/2020).

Baca juga: Siswi SD Korban Penculikan dan Pencabulan di Cianjur Melahirkan

Rahman mengatakan, Aldi langsung kabur usai melakukan perbuatan tak senonohnya tersebut.

Aldi mengakui telah mencuri lantaran kekurangan uang untuk kebutuhan sehari-hari.

"Pengakuanya baru sekali ini. Pelaku ini sudah berkeluarga dan tinggal di rumah orangtuanya. Korbannya juga tetangganya. Pelaku ditangkap bersama barang bukti handphone merek honor," imbuh Rahman.

Baca juga: Pencabulan Anak di Kaltim Terbongkar karena Korban Kena Tilang Polisi

Polisi menjerat Aldi dengan pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Dia juga disangkakan pasal 81 dan 82 UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman minimal 3 tahun penjara.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Mentawai, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X