Simalakama Petani Indonesia: Sulit Akses Modal, Fintech Jadi Alternatif Pembiayaan (2)

Kompas.com - 31/01/2020, 13:52 WIB
Sejumlah pegawai tengah bekerja di perkebunan di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Dok DANI RAMDANISejumlah pegawai tengah bekerja di perkebunan di Pangalengan, Kabupaten Bandung.

BANDUNG, KOMPAS.com – Tahun 2017 menjadi awal pertemuan petani asal Cimenyan, Kabupaten Bandung, Ujang Margana (25) dengan TaniHub (TH) dan TaniFund (TF).

TF adalah perusahaan financial technology (fintech) bidang pertanian. Sedangkan TH adalah e-commerce pertanian yang menghubungkan petani dengan pasar.

“Saya diperkenalkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Bandung karena TH membutuhkan pasokan bawang untuk dijual,” ujar Ujang kepada Kompas.com di kebunnya, belum lama ini.

Di tahun yang sama, TF menawarkan kerja sama namun tidak diambil. Baru tahun 2019, kelompok taninya, Tricipta, menerima tawaran TF untuk budi daya bawang seluas 5 hektare (ha).

Ia sendiri ikut 1 ha dalam program ini. Nilai kerja samanya 6 ton per ha. Dalam hitungan normal, 1 ha lahan biasanya menghasilkan 9-12 ton bawang dengan masa tanam 70 hari.

Baca juga: Mendagri: Indonesia Perlu Miliki Desain Besar Sektor Pertanian

Nantinya, 6 ton bawang akan langsung diambil TF. Hasil inilah yang akan dibagi hasil antara TF dan petani.

Sedangkan sisa panen, bisa dipasarkan sendiri atau ikut dipasarkan TH. Sesuai kerja sama, harga yang disepakati adalah Rp 16.000 per kg.

Namun pertanian tidak bisa ditebak. Karena masalah cuaca, panen pertama bawang kurang dari target. Lulusan Universitas Al Ghifari ini hanya mendapat 2,5 ton per ha.

“Hitung-hitungannya nunggu panen bawang yang 5 hektare ini selesai,” tuturnya.

Baca juga: Simalakama Petani Indonesia: Jatuh Bangun Cari Modal Saat Musim Tanam Tiba (1)

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X