Kronologi Oknum Guru Pukul Mantan Siswa dengan Besi Tiang Net Bulu Tangkis

Kompas.com - 21/01/2020, 19:12 WIB
Kapolres Lamongan AKBP Harun (tengah), saat memberikan keterangan dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, Selasa (21/1/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHKapolres Lamongan AKBP Harun (tengah), saat memberikan keterangan dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, Selasa (21/1/2020).

LAMONGAN, KOMPAS.com - S (27), staf pengajar di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang ada di Lamongan, Jawa Timur, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Dia menjadi tersangka dalam kasus pemukulan terhadap salah seorang mantan siswanya.

S dilaporkan usai memukul SHP (15), mantan anak didiknya yang kini sudah bersekolah di Madrasah Aliyah.


Tidak terima dengan perlakuan tersebut, Ng, orangtua korban, yang juga warga Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, Lamongan, melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

"Ini bermula saat korban datang ke sekolahan (MTs) pada malam hari, untuk mengurus surat administrasi keperluan ijazah. Ketemu dengan tersangka, dan kemudian tersangka menyampaikan kepada korban nongko bosok (nangka busuk), karena fisik korban," ujar Kapolres Lamongan AKBP Harun, dalam rilis pengungkapan kasus di Mapolres Lamongan, Selasa (21/1/2020).

Baca juga: Polisi Tetapkan Guru yang Pukul Siswa Pakai Besi sebagai Tersangka

Menurut data yang dimiliki pihak kepolisian, korban sempat berkunjung ke mantan sekolahnya tersebut untuk mengurus keperluan terkait ijazahnya, Sabtu (18/1/2020) malam.

Kebetulan, pihak sekolah juga memberikan waktu kepada para mantan anak didiknya untuk melakukan pengurusan ijazah hingga malam hari.

"Korban kemudian membalas, dengan menyampaikan daripada sampean (anda) buat kreto (motor balap) Satria enggak selesai-selesai," ujar dia.

Merasa emosi dan tidak terima dengan ucapan korban, tersangka kemudian menunggu hingga korban menyelesaikan pengurusan ijazah yang dilakukan di sekolahan tersebut sampai terjadilah kasus pemukulan tersebut.

"Pada saat selesai, korban ini turun dan berada di parkiran untuk ambil motor. Tersangka melihat itu dan kemudian memukul korban menggunakan tiang besi, yang biasa digunakan sebagai net badminton ini," tutur Harun, sambil menunjukkan barang bukti.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Pelaku Penusukan Anak Korban Kecelakaan di Musi Rawas Serahkan Diri

Regional
Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Kronologi Pria di Riau Banting Sepeda Motor karena Tak Terima Ditilang Polisi

Regional
Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Dilaporkan Hilang, Dokter Muda di Palembang Ini Ternyata Liburan ke Lampung

Regional
Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Berkas Perkara Bupati Aceh Barat Duel dengan Penagih Utang Dilimpahkan ke Polda

Regional
Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Wagub Kaltim Dukung Satu Calon dalam Pilkada Samarinda 2020, Bawaslu Sebut Tak Etis

Regional
Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Tinjau Proyek Tol Sigli-Banda Aceh, Jokowi: Proses Pembebasan Lahan Berjalan Baik

Regional
Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Regional
Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Regional
Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Regional
Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Regional
Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X