Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Kompas.com - 20/01/2020, 22:53 WIB
Ilustrasi kekerasan terhadap anak takasuuIlustrasi kekerasan terhadap anak

LAMONGAN, KOMPAS.com - S (27), seorang staf pengajar di salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) yang ada di Lamongan, Jawa Timur, dilaporkan oleh Ng, warga Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, Lamongan, yang juga orangtua salah seorang siswa kepada pihak kepolisian.

Ng melaporkan S, karena diduga melakukan pemukulan kepada anaknya dengan menggunakan besi.

Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman atas apa yang dilaporkan oleh orangtua siswa tersebut.


Baca juga: Seorang Guru Agama di Aceh Utara Cabuli 2 Orang Santri

"Kami memang sedang menangani kasus dugaan penganiayaan seorang guru terhadap siswanya," ujar Wahyu, saat dikonfirmasi, Senin (20/1/2020) malam. 

Menurut informasi yang berkembang, siswa yang kini sudah duduk di bangku kelas 10 SMA tersebut, kembali ke MTs tempat belajar sebelumnya untuk meminta tanda tangan cap tiga jari ijazah, Sabtu (18/1/2020).

Namun, diduga terjadi kesalahpahaman dan saling ejek, yang kemudian membuat S memukul siswanya tersebut dengan menggunakan besi lonjoran.

Pukulan tersebut mengakibatkan pelipis bagian kiri siswa terluka dan sempat membuatnya tidak sadarkan diri.

Bahkan, siswa tersebut sempat dilarikan pihak keluaga ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis, meski tidak sampai menjalani rawat inap.

Atas kejadian yang dialami oleh anaknya, Ng meminta pertanggungjawaban dari oknum guru yang telah memukul anaknya tersebut.

Namun, hingga tenggat waktu yang diberikan, S tidak kunjung menemui sehingga pihak keluarga siswa melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Siswi SMA Diperkosa Usai Dicekoki Miras, Dua Siswi Lain Malah Merekam

Regional
Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Sejumlah Warga Jember Kunjungi Lapas, Minta Tahanan Korupsi Dilindungi

Regional
Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Kontraksi Hendak Melahirkan, Peserta CPNS Ini Tetap Mengikuti Tes

Regional
Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Peserta Balapan Liar Melawan Saat Ditertibkan, Satu Polisi Luka Kepalanya

Regional
Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Kronologi Pria di Tegal Bunuh Tetangga Gara-gara Mendiang Ayahnya Dihina

Regional
Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Pascabanjir, Belasan Ular Piton Muncul di Kolong Rumah Warga, Baru 2 yang Tertangkap

Regional
Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Polisi Tangkap Geng Bocah di Semarang yang Bacok Orang Tanpa Alasan

Regional
Ratusan 'Guiding Block' di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Ratusan "Guiding Block" di Pedestrian Jalan Suroto Yogyakarta Hilang

Regional
Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Ibu Rumah Tangga Kendalikan Prostitusi Online, Korbannya 2 Perempuan di Bawah Umur

Regional
Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Intensitas Hujan Tinggi, Sejumlah Wilayah di Bandung Terendam Banjir

Regional
Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Lima Warga Bone Digigit Anjing Gila, 3 di Antaranya Anak-anak

Regional
Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Panitia Angket DPRD Jember Temukan Kejanggalan Bantuan untuk Warga

Regional
Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Arumi Bachsin Betah Tinggal 3 Tahun di Trenggalek, Ini Alasannya

Regional
Kuli Bangunan Bohongi 5 Perempuan, Mengaku TNI di Aplikasi Cari Jodoh

Kuli Bangunan Bohongi 5 Perempuan, Mengaku TNI di Aplikasi Cari Jodoh

Regional
Satu Bus Menuju Bandara, Ayu Winda Baru Tahu Humaidi Tak Ikut Dievakuasi Saat di Pesawat

Satu Bus Menuju Bandara, Ayu Winda Baru Tahu Humaidi Tak Ikut Dievakuasi Saat di Pesawat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X