FITRA Desak Rencana Pembelian Mobil Dinas Pimpinan DPRD NTB Dialihkan

Kompas.com - 16/01/2020, 16:30 WIB
Beberapa orang dari anggota Komisi satu DPRD NTB saat dikonfirmasi terkait penolakan pengadaan mobil operasional Pejabat Pimpinan DPRD NTB KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDBeberapa orang dari anggota Komisi satu DPRD NTB saat dikonfirmasi terkait penolakan pengadaan mobil operasional Pejabat Pimpinan DPRD NTB

MATARAM, KOMPAS.com - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran ( FITRA) mendesak anggaran pembelian mobil operasional untuk pimpinan DPRD NTB senilai Rp 2,6 miliar mendesak agar dialihkan untuk kepentingan rakyat.

"FITRA NTB mendesak agar rencana pengadaan tersebut dibatalkan dan direalokasi untuk pemenuhan hak-hak dasar masyarakat miskin serta kelompok rentan, seperti tambahan anggaran tanggap darurat bencana alam," ungkap Direktur FITRA NTB Ramli Ernanda, Kamis (16/1/2020).

Ramli menilai, DPRD NTB  tidak mempunyai kepekaan terhadap kondisi masyarakat NTB yang sedang mengalami musibah pasca-terjadinya gempa lalu.

Baca juga: Komisi I DPRD NTB Tolak Anggaran Pengadaan Mobil Operasional Pimpinan

"Rencana pengadaan ini tidak menunjukkan sensitivitas terhadap tekanan persoalan masyarakat miskin di NTB yang bertambah pasca-bencana gempa serta naiknya biaya hidup," ungkap Ramli.

Ramli menyebutkan, rencana pengadaan mobil jabatan ini tidak hanya melanggar dari sisi moral etis.

Selain itu, FITRA menilai DPRD telah melanggar prinsip perencanaan anggaran, karena tidak sinkron dengan rencana strategis (Renstra) Sekretariat DPRD NTB 2018-2023.

Disebutkan Ramli, rencananya akan membeli merek mobil yang sama dengan yang digunakan pimpinan DPRD periode sebelumnya yakni 1 unit Camry dan 3 unit Altis.

Baca juga: Gagal Nanjak di Jalur Offroad, Mobil Dinas Rubicon Rp 2,1 M Bupati Karanganyar Ditarik Ekskavator

Sebelumnya, Komisi l Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB) juga menolak anggaran pembelian mobil operasional untuk para pejabat pimpinan DPRD NTB senilai Rp 2,6 miliar.

“Anggaran senilai Rp 2,6 miliar untuk pembelian mobil baru itu harus dibatalkan, dan harus ditolak, Komisi I menolak itu,” ungkap salah satu anggota Komisi l DPRD NTB Raihan Anwar, di ruang kerja, Selasa (14/1/2020) lalu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Benda Diduga Bahan Peledak Ditemukan di Dalam ATM, Warga Ketakutan

Regional
Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Aplikator Rumah Tahan Gempa Lombok Timur Diduga Bawa Kabur Uang Rp 1 Miliar

Regional
Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Polisi Periksa Muda Mudi yang Caci Maki Polantas di Purwakarta

Regional
Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Tim dari KKP Mulai Periksa Kapal Nelayan Pantura yang Akan Melaut ke Natuna

Regional
Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Satu Keluarga Dibacok Orang Tak Dikenal Bikin Heboh Warga, Pelaku Belum Tertangkap

Regional
Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Sebelum Kirim Surat kepada PM Australia, Siswi SMP di Gresik Minta Izin ke Dinas Pendidikan

Regional
Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Kesal Istri Sering Diintip Saat Mandi, Suami Aniaya Paman hingga Tewas

Regional
Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Beruang Madu Masuk ke Permukiman Warga di Riau, Diusir Pakai Mercon

Regional
Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Bunker Peninggalan Belanda Ditemukan di Bawah Rumah Warga di Klaten

Regional
Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Seorang Pria Dihakimi Massa, Diduga Perkosa Balita 16 Bulan

Regional
Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Orangtua Mayat Balita Tanpa Kepala Masih Tak Percaya Anaknya Tewas karena Tercebur ke Selokan

Regional
Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Korban Pembacokan Gara-gara Kentut Alami Kritis di Rumah Sakit Padang

Regional
Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Sebelum Ditangkap, Jurnalis Mongabay Asal AS Jadi Tahanan Kota Sebulan

Regional
Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Soal Sunda Empire, Polisi Periksa 8 Saksi dari Kesbangpol, Staf UPI, hingga Ahli Sejarah

Regional
Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Beraksi di 18 TKP, Residivis Curanmor Ini Ditembak Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X