Jalan Ambles di Toraja-Pinrang, Akses Lumpuh, Warga Terpaksa Angkat Kendaraan

Kompas.com - 04/01/2020, 23:09 WIB
Jalan ambles di jalan poros Toraja ? Pinrang, Lembang Lemo Menduruk, Kecamatan Malimbong Balepe, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, membuat pengendara roda dua terpaksa mengangkat kendaraannya agar bisa lebih cepat sampai di tujuan ketimbang memutar, Sabtu (04/01/2020) KOMPAS.com/MUH. AMRAN AMIRJalan ambles di jalan poros Toraja ? Pinrang, Lembang Lemo Menduruk, Kecamatan Malimbong Balepe, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, membuat pengendara roda dua terpaksa mengangkat kendaraannya agar bisa lebih cepat sampai di tujuan ketimbang memutar, Sabtu (04/01/2020)

TORAJA, KOMAS.com - Jalan ambles terjadi di jalan poros Toraja – Pinrang  di Lembang Lemo Menduruk, Kecamatan Malimbong Balepe, Tana Toraja, Sulawesi Selatan, akibatnya material yang jatuh dan menumpuk di bawah jalan penghubung antar kecamatan berupa betua-batuan bronjong menutup jalan.

Sejumlah pengendara hanya nekat mengangkat motor untuk mempercepat tiba di tempat tujuan,  sementara pengendara lainnya memilih memutar meski jarak tempuh lebih jauh.

Amblesnya jalan tersebut terjadi sejak Rabu (01/01/2020) malam lalu akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut.

Menurut Ferdi Patandean Sirenden mengatakan bahwa warga sebagian memilih nekat mengangkat kendaraan untuk sampai di tempat tujuan.

 Baca juga: Jalan Ambles di Tegal Alur Sudah Satu Bulan Tak Diperbaiki

“Warga nekat mengangkat kendaraan melewati material agar lebih cepat tiba di tempat tujuan, pasalnya jika memutar jaraknya cukup jauh,” kata Ferdi, saat dikonfirmasi di lokasi, Sabtu (04/01/2020).

Akibat terputusnya akses jalan tersebut, ratusan warga di 3 desa atau lembang, aksesnya terganggu yakni Lembang Menduruk, Lembang Balepe dan Lembang Leppang.

Kapolsek Saluputti AKP Martinus Pararuk mengatakan bahwa lokasi tersebut telah dibersihkan sejak Jumat (03/01/2020) bersama masyarakat, namun karena di lokasi tersebut banyak material besar yang menutup jalan dan sulit digeser.

“Material yang ada berupa batu bronjong yang masih terikat kawat dan berukuran besar, dan menutupi seluruh badan jalan, sehingga tidak memungkinkan untuk menggunkan tenaga manusia melainkan harus menggunakan bantuan alat berat,” ucap Martinus.

Baca juga: Mudik ke Jatim, Waspada Jalan Ambles di Perbatasan Ponorogo-Pacitan

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Corona, Pemkab Lebak Minta KRL Commuterline hingga Damri Tak Beroperasi

Cegah Corona, Pemkab Lebak Minta KRL Commuterline hingga Damri Tak Beroperasi

Regional
Pasien PDP Corona di Kudus Meninggal, Kondisi Menurun Selepas Dijenguk Anaknya

Pasien PDP Corona di Kudus Meninggal, Kondisi Menurun Selepas Dijenguk Anaknya

Regional
Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Gelombang Pemudik di Tengah Wabah Corona, Ini Sikap Para Kepala Daerah

Regional
UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

UPDATE: 77 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Pasien di Surabaya Bertambah, 3 Daerah Masih Hijau

Regional
Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Pemkab Tangerang Bangun Ruang Isolasi Khusus Pasien Positif Corona di Griya Anabatic

Regional
Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Cerita Perjuangan Christina Sembuh dari Covid-19, Jalani Hari Berat di Ruang Isolasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

[POPULER NUSANTARA] Tasikmalaya Terapkan Local Lockdown | Isolasi Wilayah, Warga Dusun Diberi Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Surabaya Zona Merah Covid-19, Belajar di Rumah Kembali Diperpanjang

Regional
Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Ini Cerita Dukungan Warga Untuk Tenaga Medis di Indonesia, Kirim Kopi hingga Buatkan APD Gratis

Regional
Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Klaim Warga Belanda Positif Terinfeksi Virus Corona di Jatim, Dibantah Pihak Rumah Sakit

Regional
90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

90 Warga Dikarantina Usai Tengok Pasien yang Ternyata Positif Corona, Dusun Ini Langsung 'Local Lockdown'

Regional
Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Kisah Para Tenaga Medis di Tanah Air Gunakan Jas Hujan Saat Tugas di Tengah Wabah Corona

Regional
Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Cerita Unik Warga Perangi Corona, Lockdown di Kampung hingga Penyemprot Disinfektan Otomatis

Regional
Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Warga Desa di Purbalingga Geger Setelah Mengetahui Pasien yang Dibesuk Positif Corona

Regional
Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Fenomena Waterspout di Aceh, Suara Bergemuruh dan Berlangsung 25 Menit

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X