Perempuan Penyintas Gempa Palu Belajar Buat Rumah agar Bisa Awasi Perbaikan Hunian Pasca-gempa

Kompas.com - 10/12/2019, 10:40 WIB
Seorang pelatih (baju biru), memandu dua orang ibu mempraktekkan cara membuat adukan semen untuk pengecoran tiang bangunan rumah, 7 Desember 2019. VOA/ Yoanes LithaSeorang pelatih (baju biru), memandu dua orang ibu mempraktekkan cara membuat adukan semen untuk pengecoran tiang bangunan rumah, 7 Desember 2019.
Editor Rachmawati

Setelah mengikuti pelatihan akan digelar acara Pencanangan Ibu Pelopor Rekontruksi yang akan dilakukan pada 19 Desember 2019 di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Danni Rossa Wahyuningdita, koordinator Pre Event Ibu Pelopor Rekonstruksi mengatakan masa rehabilitasi dan rekontruksi pasca-gempa bumi di Palu, Sigi, dan Donggala telah masuk dalam tahap pemulihan rumah permanen.

Baca juga: Setahun Gempa Palu: Kami Yakin Anak Kami Pasti Kembali...

Sehingga dibutuhkan banyak sumber daya manusia yang melakukan pengawasan agar pembangunan kembali rumah permanen sesuai dengan standar teknis.

Ia menyebut perempuan khususnya ibu rumah tangga dapat mengambil peran pengawasan sehingga mereka butuh pengetahuan tentang tekhnis pembangunan.

Mereka juga dilatih agar bisa menentukan desain rumah, membuat anggaran, memilih bahan bangunan, memonitor pekerjaan konstruksi serta mengelola tukang bangunan.

“Sekarang lebih jauh lagi, ibu-ibu bisa membantu untuk memastikan bahwa pekerjaan atau konstruksi di rumah tersebut itu benar dalam hal praktik konstruksinya, dalam hal struktur kemudian dalam hal pemilihan kualitas bangunan. Itu yang terutama” jelas Rossa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Setahun Pasca-gempa, Palu Mencoba Bangkit...

 

Ibu rumah tangga lebih percaya diri

Arwin Soelaksono, provincial sub cluster shelter pada Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) berharap pelatihan konstruksi membuat ibu rumah tangga lebih percaya diri.

“Mereka tahu dasar-dasarnya. Mereka tahu bagaimana membangun rumah aman dan tidak ada kompromi untuk segala sesuatu yang berisiko,” ujarnya.

Ia mengatakan, pengalaman di banyak negara menunjukkan bahwa naluri perempuan yang selalu ingin melindungi anak-anaknya berperan penting untuk memastikan bahawa pembangunan rumah sesuai kaidah keamanan.

Arwin mengatakan ada tujuh prinsip membangun rumah yang aman.

Baca juga: Pelecehan Seksual di Huntara Korban Gempa Palu, dari Cermin di Toilet hingga Rekam Video

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.