Bupati Karawang Tolak Rencana Penghapusan Amdal

Kompas.com - 11/11/2019, 16:01 WIB
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana KOMPAS.COM/FARIDABupati Karawang Cellica Nurrachadiana

KARAWANG, KOMPAS.com - Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana menolak rencana Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menghapus Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) untuk mempermudah perizinan dan meningkatkan investasi.

"Kajian amdal itu sangat penting. Ini tidak bisa kalau dihapus," ungkap Cellica, Senin (11/11/2019).

Menurut Cellica, jika amdal dihapus, pemerintah daerah bakal sulit mengawasi dampak lingkungan yang disebabkan oleh pembangunan, termasuk jika perusahaan tersebut menghasilkan limbah.

"Belum lagi jika perusahaan terindikasi membuang limbah, harus dicek dulu, harus dilihat amdalnya dulu," kata Cellica.


Baca juga: Gubernur Kalbar Ancam Cabut Amdal Perkebunan Sawit yang Lahannya Terbakar

Untuk itu, Cellica meminta rencana penghapusan Amdal dipertimbangkan kembali. Sebab, Amdal berkaitan dengan kehidupan sosial masyarakat.

"Apalagi dengan alam serta lingkungan hidup. Itukan penting," tegasnya.

Sementara untuk rencana penghapusan izin mendirikan bangunan (IMB), Cellica mengaku setuju.

Hal ini, katanya, untuk pelayanan publik atau percepatan pembangunan. Hanya saja, menurut Cellic, harus diperjelas IMB apa yang akan dihapus.

"Itu pasti ada pendapatan yang berpengaruh (dari penghapusan IMB). Tetapi IMB mana dulu kan belum jelas juga, apakah IMB di perusahaan kawasan atau pemukiman," katanya.

Akan tetapi, kata Cellica, pada prinsipnya pemerintah daerah patuh terhadap pemerintah pusat. Hanya saja, ia berharap pemerintah pusat mendengarkan aspirasi dari daerah.

Baca juga: Proyek Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Sukabumi Belum Mengurus Dokumen Amdal

Sebelumnya, Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) berencana menghapus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AmdaL) sebagai bentuk penyederhanaan izin yang diharapkan dapat memudahkan investasi.

Sebagai gantinya, pemerintah akan melakukan pengawasan melalui Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Regional
Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Regional
Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Regional
Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Regional
Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Regional
Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Regional
2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X