Kompas.com - 14/10/2019, 07:32 WIB
Para WPS menunggu pemberian tali asih penutupan lokalisasi Sunan Kuning dari Pemkot Semsrang di aula Resosialisasi Argorejo, Semarang, Kamis (10/10/2019). KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAPara WPS menunggu pemberian tali asih penutupan lokalisasi Sunan Kuning dari Pemkot Semsrang di aula Resosialisasi Argorejo, Semarang, Kamis (10/10/2019).

SEMARANG, KOMPAS.com - Mendengar nama Sunan Kuning, pikiran yang melekat di benak masyarakat Semarang, Jawa Tengah adalah suatu kawasan sebagai tempat lokalisasi.

Lokalisasi Sunan Kuning memang cukup dikenal sebagai salah satu prostitusi terbesar di Indonesia yang letaknya di bagian barat Semarang, tepatnya di kelurahan Kalibanteng Kulon.

Sebelumnya, lokalisasi ini bernama Argorejo, namun tidak populer di telinga masyarakat Semarang. Sehingga orang lebih beken menyebutnya dengan SK alias Sunan Kuning.

Namun, tak banyak orang tahu bahwa nama Sunan Kuning sendiri adalah nama seorang tokoh ulama penyebar agama Islam di tanah Semarang.

Baca juga: Lokalisasi Sunan Kuning Tutup, Jaminan Praktik Prostitusi Punah?

Awal mula berdiri lokalisasi

Lalu bagaimana awal mula berdirinya lokalisasi yang melegenda tersebut sehingga dikenal dengan sebutan SK.

Adakah hubungannya sosok Sunan Kuning dengan kompleks prostitusi terbesar di ibukota Jawa Tengah itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kompas.com berkesempatan menelusuri jejak berdirinya lokalisasi Sunan Kuning yang telah berdiri sejak 15 Agustus 1966 tersebut dengan menemui generasi ketiga pengelola lokalisasi Sunan Kuning, Suwandi Eko Putranto.

Pria yang akrab disapa Wandi ini pun bercerita awalnya lokalisasi Sunan Kuning dibuka dengan tujuan mengumpulkan para wanita pekerja seks (WPS) liar yang menjajakan diri di jalanan di berbagai kawasan di Kota Semarang.

Baca juga: Warga Lokalisasi Sunan Kuning Kecewa Uang yang Dijanjikan Pemkot Semarang Tak Kunjung Diberikan

Kawasan tempat menjamurnya prostitusi tersebut antara lain di sekitar Stasiun Tawang, Bugangan Raya, Sebandaran, Jembatan Mberok, Jalan Stadion, Jagalan, Banjir Kanal Barat, Simpang Lima hingga Karang Kembang.

Atas pertimbangan itu, kemudian melalui SK Wali Kota Semarang Nomor 21/15/17/66, lokalisasi dipusatkan di Sunan Kuning dan diresmikan oleh Wali Kota Semarang Hadi Subeno.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.