0
Kilas Daerah Banyuwangi
KILAS DAERAH

Dedikasi Temu Misti Jadi Inspirasi Festival Tari Gandrung

Kompas.com - 11/10/2019, 21:35 WIB
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat mengunjungi maestro Tari Gandrung, Temu Misti di rumahnya di Desa Adat Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (11/10/2019). Dok. Humas Pemkab BanyuwangiBupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat mengunjungi maestro Tari Gandrung, Temu Misti di rumahnya di Desa Adat Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (11/10/2019).

KOMPAS.com - Nama Temu Misti sudah tidak asing lagi di dunia seni tari Indonesia. Perempuan berusia 66 tahun ini merupakan salah satu maestro seni Tari Gandrung, kesenian khas Banyuwangi, Jawa Timur.

Temu telah menggeluti Tari Gandrung sejak usia 15 tahun. Jenis Gandrung yang digelutinya adalah Gandrung Terob, yaitu menari sekaligus menembang semalam suntuk.

Tak hanya tampil di dalam negeri, dia pun kerap diundang tampil ke berbagai negara, seperti ajang pameran buku terbesar dunia Frankfurt Bookfair, Jerman.

Di usianya senjanya kini, Temu masih menekuni Tari Gandrung dan mengajar puluhan murid di sanggar seni “Sopo Ngiro” miliknya.

Baca juga: Festival Gandrung Sewu Jadi Momentum Seniman Muda di Banyuwangi Unjuk Gigi

Dedikasinya tersebut kemudian menjadi inspirasi bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi untuk terus melestarikan Tari Gandrung.

Salah satunya melalui Festival Gandrung Sewu, yakni sebuah ajang tahunan pertunjukan tari kolosal yang melibatkan lebih dari seribu penari.

Festival yang diselenggarakan sejak 2011 itu akan kembali digelar untuk ke-8 kalinya di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Sabtu (12/10/2019).

Dikunjungi Bupati

Satu hari menjelang acara, Jumat (11/10/2019), Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengunjungi maestro penari Gandrung Temu Misti, di rumahnya di Desa Adat Kemiren.

Baca juga: 1.300 Penari Berlatih Keras Jelang Pertunjukan Tari Gandrung Sewu

Kehadiran Anas itu disambut sumringah Temu Misti yang berdiri di pintu masuk rumahnya. Temu mempersilakan Anas duduk di serambi depan, yang juga difungsikan sebagai sanggar tari.

Bu Temu pripun kabare (bagaimana kabarnya)? Wah, kelihatan segar dan sehat ya,” ucap Anas dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (11/10/2019).

Di sela-sela pertemuan itu, Anas menyampaikan terima kasih atas dedikasi Temu dalam melestarikan Tari Gandrung, yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak-Benda Indonesia.

“Kami bangga memiliki Bu Temu yang tak pernah lelah dan bosan menguri-uri kesenian Gandrung. Festival Gandrung Sewu juga terinspirasi dari semangat Bu Temu,” ujar Anas.

Baca juga: Ribuan Penari Akan Bawakan Tari Gandrung di Festival Banyuwangi

Tak lupa, Anas juga menyampaikan salam dari Presiden ke-5, Megawati Soekarnoputri untuk Temu, yang dititipkan kepada dirinya.

“Bu Mega membaca kisah Bu Temu dari salah satu koran nasional. Lalu saat bertemu saya, beliau secara khusus menitipkan salam dan minta tolong agar dicek kondisi kesehatannya,” paparnya.

Anas mengatakan, Megawati menaruh perhatian besar pada kemajuan kebudayaan daerah yang ada di Indonesia. Menurutnya, Megawati mengapresiasi dedikasi para maestro seni-budaya di berbagai daerah, termasuk Temu Misti.

“Bu Mega juga berpesan agar Tari Gandrung terus diletarikan. Karena seni dan budaya menjadi magnet yang bisa memunculkan semangat gotong royong dan menyatukan rakyat,” imbuh Anas.

Untuk diketahui, Festival Gandrung Sewu akan diikuti lebih dari 1.300 pelaku seni. Tahun ini, tema yang diusung adalah ”Panji-Panji Sunangkoro”, yang dibalut dalam sendratari berkisah perjuangan heroik rakyat Bumi Blambangan melawan kolonialisme Belanda.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kondisi Membaik, Bayi yang Dibuang di Jember Diserahkan ke PSAB

Kondisi Membaik, Bayi yang Dibuang di Jember Diserahkan ke PSAB

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome di Brebes, Diduga Alami Kelainan Seksual

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome di Brebes, Diduga Alami Kelainan Seksual

Regional
Jual Obat Penggugur Kandungan, Penjual Obat Kuat di Madiun Ditangkap

Jual Obat Penggugur Kandungan, Penjual Obat Kuat di Madiun Ditangkap

Regional
Ningsih Tinampi Klarifikasi Ucapannya Soal Datangkan Malaikat

Ningsih Tinampi Klarifikasi Ucapannya Soal Datangkan Malaikat

Regional
Negatif Corona, Mahasiswa Maluku yang Dikarantina Akhirnya Pulang ke Rumah

Negatif Corona, Mahasiswa Maluku yang Dikarantina Akhirnya Pulang ke Rumah

Regional
Seorang Pria di Lampung Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Korban Pembunuhan

Seorang Pria di Lampung Ditemukan Tewas Mengenaskan, Diduga Korban Pembunuhan

Regional
Puluhan Rumah Warga di Karawang Rusak akibat Terjangan Puting Beliung

Puluhan Rumah Warga di Karawang Rusak akibat Terjangan Puting Beliung

Regional
Tak Dipinjamkan Sepeda Motor, Adik Bakar Rumah Abang Ipar di Aceh Utara

Tak Dipinjamkan Sepeda Motor, Adik Bakar Rumah Abang Ipar di Aceh Utara

Regional
Lewat Jalur Darat, Pengantaran Jenazah Pratu Yanuarius Dikawal hingga Atambua

Lewat Jalur Darat, Pengantaran Jenazah Pratu Yanuarius Dikawal hingga Atambua

Regional
Petugas Lapas Banceuy Bandung Temukan 30 Gram Sabu di Tong Sampah

Petugas Lapas Banceuy Bandung Temukan 30 Gram Sabu di Tong Sampah

Regional
Petani Buat Sayembara untuk Tangkap Pembuang Sampah di Selokan Mataram

Petani Buat Sayembara untuk Tangkap Pembuang Sampah di Selokan Mataram

Regional
Sertu Ikrar, Korban Helikopter MI-17, Dimakamkan di TMP Kota Sorong

Sertu Ikrar, Korban Helikopter MI-17, Dimakamkan di TMP Kota Sorong

Regional
Langka dan Mahal, Pemkab Cilacap Kirim 10.000 Masker untuk Pekerja Migran di Hong Kong

Langka dan Mahal, Pemkab Cilacap Kirim 10.000 Masker untuk Pekerja Migran di Hong Kong

Regional
Wagub Jabar Sebut Pembakaran Kantor Desa di Tasikmalaya Upaya Hilangkan Barang Bukti Dugaan Korupsi

Wagub Jabar Sebut Pembakaran Kantor Desa di Tasikmalaya Upaya Hilangkan Barang Bukti Dugaan Korupsi

Regional
Baru Kumpulkan 10.000 KTP, Calon Perseorangan Pilkada Kabupaten Semarang Berharap Ada Keajaiban

Baru Kumpulkan 10.000 KTP, Calon Perseorangan Pilkada Kabupaten Semarang Berharap Ada Keajaiban

Regional
komentar di artikel lainnya