0
KILAS DAERAH

Kilas Daerah Banyuwangi

1.300 Penari Berlatih Keras Jelang Pertunjukan Tari Gandrung Sewu

Kompas.com - 10/10/2019, 14:09 WIB
Ketua Panitia Festival Gandrung Sewu Budianto sedang meninjau latihan 1.300 penari yang akan membawakan sendratari epic Gandrung Sewu, di Pantai Marina Boom, Bayuwangi, Sabtu (12/10/2019). DOK. Humas Pemerintah Kabupaten BanyuwangiKetua Panitia Festival Gandrung Sewu Budianto sedang meninjau latihan 1.300 penari yang akan membawakan sendratari epic Gandrung Sewu, di Pantai Marina Boom, Bayuwangi, Sabtu (12/10/2019).


KOMPAS.com
- Sebanyak 1.300 penari akan tampil membawakan sendratari epik Gandrung Sewu pada Sabtu (12/10/2019) di Festival Gandrung Sewu, Bayuwangi. 

Penari-penari dari penjuru desa di Kabupaten Paling ujung timur Pulau Jawa ini berkumpul dan menari bersama tari kebanggaan mereka, tari Gandrung, di Pantai Marina Boom.

Untuk menyambut event itu, ribuan penari itu pun sampai saat ini terus mematangkan diri dengan berlatih menyempurnakan gerakan dan formasi. Latihan pun digelar mulai siang hingga malam hari.

"Saya sempatkan datang untuk memotivasi seluruh penari dan pelatih yang berupaya keras menyiapkan ajang kolosal ini sejak 3 bulan lalu," ujar Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko seperti dalam keterangan tertulis, Kamis (10/10/2019).

Yusuf menambahkan, para penari yang akan tampil di Gandrung Sewu lebih dari 50 persen adalah penari baru.

Hal ini, kata dia, sebagai upaya regenerasi penari Gandrung di Banyuwangi. Diplomasi seni dan budaya pun berlanjut ke generasi selanjutnya.

Ketua Panitia Festival Gandrung Sewu Budianto berfoto bersama 1.300 penari yang akan membawakan sendratari epic Gandrung Sewu, di Pantai Marina Boom, Bayuwangi, Sabtu (12/10/2019).DOK. Humas Pemerintah Kabupaten Banyuwangi Ketua Panitia Festival Gandrung Sewu Budianto berfoto bersama 1.300 penari yang akan membawakan sendratari epic Gandrung Sewu, di Pantai Marina Boom, Bayuwangi, Sabtu (12/10/2019).
"Memang lebih susah dalam latihannya, tetapi kelanjutan budaya lokal lewat seniman muda ini harus tetap kami laksanakan," kata Yusuf.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Ketua Panitia Festival Gandrung Sewu, Budianto, menyatakan 60 persen dari 1.300 penari ini merupakan penari baru. Mereka lolos seleksi yang dilakukan panitia di beberapa rayon yang dibentuk.

"Maka, kami ekstra memberikan latihan. Dalam Gandrung Sewu tidak ada yang ikut lebih dari tiga kali karena kami memikirkan regenerasi penari," katanya.

Budianto mengatakan latihan akan terus digeber untuk menghasilkan pergelaran kolosal yang menarik, dari kekompakan penari, kesempurnaan formasi, hingga kesamaan gerak tari.

"Tahun ini akan ada kejutan yang istimewa pada pergelaran Gandrung Sewu 2019 ini. Tunggu saja dan saksikan," ucap Budianto.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya