Kompas.com - 26/09/2019, 12:31 WIB
Terminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Kamis (19/7/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIATerminal baru Bandara Ahmad Yani, Semarang, Kamis (19/7/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com - Kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Tengah, tidak mengganggu aktivitas penerbangan yang menuju Jateng maupun sebaliknya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Manager Operasional AirNav Cabang Semarang Kelik Widjanarko kepada Kompas.com, Kamis (26/9/2019)

"Sampai saat ini, penerbangan menuju Semarang, Jateng maupun sebaliknya tidak terganggu. Jadwal penerbangan masih normal," ujar Kelik.

Baca juga: Tembok Sekolah Roboh Menewaskan Siswa, Ini Respons Wali Kota Semarang

Sejauh ini, belum ada pilot pesawat yang melaporkan gangguan penerbangan akibat kabut asap yang muncul di sejumlah gunung berapi di Jateng.

"Pilot pesawat belum ada yang protes terkait karhutla di Merbabu, Sumbing maupun Gunung Slamet. Jarak pandang pilot tetap seperti biasanya yaitu 8 kilometer," kata Kelik.

Kendati kebakaran meluas di sejumlah lereng gunung di Jateng, tidak ada satupun maskapai yang menunda jadwal penerbangannya.

Kelik menjelaskan, setiap hari terdapat puluhan penerbangan yang melintasi Jateng.

Rute penerbangan yang selama ini terlayani dari Semarang, Solo menuju Bandung, Jakarta, Surabaya serta sejumlah daerah di Kalimantan.

Menurut data AirNav Semarang, jumlah penerbangan sipil untuk rute domestik maupun internasional sebanyak 83 penerbangan.

Sementara, terdapat 62 penerbangan militer dari unsur TNI Angkatan Darat, Aangkatan Laut dan Angkatan Udara.

AirNav memiliki ruang pemantauan aktivitas penerbangan maksimal 10.000 kaki.

Sedangkan, untuk penerbangan di atas 10.000 kaki, telah menjadi kewenangan dari pusat pemantauan milik Kemenhub di Jakarta, Makassar dan Surabaya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X