Gubernur Viktor: Ekonomi Kerakyatan di NTT Akan Melejit

Kompas.com - 05/09/2019, 08:30 WIB
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat menerima kunjungan Anggota DPRD Maluku di ruang kerjanya, Selasa (30/7/2019) Dokumen Sam BabysGubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat saat menerima kunjungan Anggota DPRD Maluku di ruang kerjanya, Selasa (30/7/2019)

KUPANG, KOMPAS.com - Gubernur Nusa Tenggara Timur ( NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, meyakini ekonomi kerakyatan di wilayahnya akan meningkat pesat.

Hal itu disampaikan Viktor, saat beraudiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak Wilayah Nusa Tenggara, Tri Bowo, di ruang kerja gubernur, Rabu (4/9/2019).

Menurut Viktor, NTT memiliki potensi yang sangat luar biasa, baik pariwisata, pertanian maupun peternakan.

Hanya saja, kata Viktor, sekian lama belum mampu dikelola secara serius.

Baca juga: Wilayah Hutan dan Lahan di NTT Paling Luas Terbakar Menurut BNPB, Ini Kata Gubernur Viktor

"Sebagai gubernur, saya pastikan kalau ke depan ekonomi kerakyatan di NTT akan berkembang luar biasa, dan tentunya hal ini akan menaikan pajak di NTT," ujar Viktor.

Viktor menyebut, sektor yang akan berkembang pesat di NTT adalah pariwisata, pertanian holtikultura dan peternakan.

"Asalkan kita mampu mengerjakan secara baik," sebut Viktor.

Selain ketiga sektor itu, Viktor juga menjelaskan mengenai potensi luar biasa yang ada di NTT yang telah dikerjakan sekian lama oleh masyarakat, yakni minuman keras lokal asli NTT sopi.

Hanya saja, lanjut Viktor, selama ini, proses pembuatan sopi masih sangat tradisional, sehingga masih banyak kandungan metanol di dalamnya sangat berbahaya bagi tubuh.

"Oleh karena itu, ketika saya menjadi gubernur, saya serius mendorong untuk melakukan penelitian terhadap minuman ini. Dan saat ini, kami memiliki minuman khas NTT berstandar internasional yang sangat nyaman dikonsumsi dan telah banyak diminati oleh dunia luar," urai Viktor.

Baca juga: Warga Tolak Direlokasi dari Pulau Komodo, Ini Kata Gubernur NTT

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak Wilayah Nusa Tenggara, Tri Bowo, mengungkapkan kerja sama yang telah dibangun oleh Kanwil DJP Nusa Tenggara dengan Pemerintah Provinsi NTT.

"Saat ini, kami telah membangun kerja sama dengan pihak Bank NTT berkaitan dengan marketing bagi UMKM, baik kerajinannya maupun kulinernya," kata Tri.

"Pihak Direktorat Jendral Pajak juga saat ini gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar pajak ini lebih familiar di masyarakat, dalam hal ini kami berkolaborasi dengan pihak media," sambung Tri.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Balas Dendam, Alasan 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK Gowa ke Bagasi Mobil

Balas Dendam, Alasan 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK Gowa ke Bagasi Mobil

Regional
Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Pukuli dan Masukkan Pelajar SMK ke Bagasi Mobil, 4 Pria Ngaku Polisi Ternyata Salah Sasaran

Regional
Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Kronologi 4 Pria Ngaku Polisi Pukuli dan Seret Pelajar SMK dari Kelas, Kemudian Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Pemkot Semarang: Dengan Jaga Kerukunan, Warga Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Regional
Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Dua Mantan Pejabat Tinggi Tambelan Dukung Robby Maju di Pilkada Bintan

Regional
Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Pelajar SMK di Gowa Diseret dari Kelas oleh 4 Pria Ngaku Polisi, Dipukuli dan Dimasukkan ke Bagasi Mobil

Regional
Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Kisah Pria Gangguan Jiwa di Manggarai Timur, Lima Tahun Tinggal di Tebing Gua Penuh Sampah

Regional
Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Kesaksian Kodir Saat Selamatkan Belasan Siswa Korban Susur Sungai Sempor

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

[POPULER NUSANTARA] Pembina Pramuka Susur Sungai Diperingatkan Warga | Cemburu, Nenek 62 Tahun Tusuk Suami

Regional
Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Setelah Bunuh dan Curi Emas Milik Ibu Kos, Pria Ini Pelesir ke Bali dan Bayar Kos Pacar

Regional
4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

4 Fakta Penemuan Jenazah di Bondowoso, Mayat Tanpa Kepala hingga Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Regional
Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Cerita Putra Amrozi Pelaku Bom Bali I, Sempat Dikucilkan, Tak Ingin Anak Alami Hal Sama

Regional
BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

BNN Amankan 3 Juta Pil PCC dari Pabrik Narkoba di Lahan Pemkot Bandung

Regional
KPK Soroti Pengelolaan Aset di Kepri Usai Rapat Evaluasi di Batam

KPK Soroti Pengelolaan Aset di Kepri Usai Rapat Evaluasi di Batam

Regional
IAIN Surakarta Akan Berubah Nama Jadi UIN Raden Mas Said

IAIN Surakarta Akan Berubah Nama Jadi UIN Raden Mas Said

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X