Waspada, Ini Wilayah Bandung dan Sekitarnya yang Berpotensi Alami Kekeringan Ekstrem

Kompas.com - 22/08/2019, 12:39 WIB
ilustrasi kekeringan
KOMPAS ilustrasi kekeringan

BANDUNG, KOMPAS.com - Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika Bandung merilis sejumlah daerah di Jawa Barat yang berpotensi mengalami kekeringan ekstrem.

Kepala Stasiun BMKG Kelas I Bandung Toni Agus Wijaya menjelaskan bahwa peringatan dini kekeringan ini berstatus awas.

Adapun daerah yang tidak hujan berturut - turut selama 60 hari berpotensi kekeringan ekstrem yakni hampir di seluruh  kecamatan di Indramayu, Majalengka, Subang, Cirebon, Purwakarta, Karawang, dan Sumedang.

Untuk wilayah Sukabumi yang berpotensi kekeringan ekstrem yakni  Surade, Sumber Jaya, Jampangkulon, Ciracap, Pelabuhan Ratu, Ciemas, Jampang Tengah, Cikakak, Cisolok, Pelabuhan Ratu, dan Ciemas.


Baca juga: Kekeringan Ekstrem Melanda 12 Wilayah di NTT

Wilayah Cianjur, yakni Cidaun, Tanggeung, Cibinong, Sindang barang, Sukanegara, dan Takokak. Untuk Wikayah Bogor yakni Cileungsi, Cariu, Jonggol, dan Tanjung sari. 

Sedang untuk wilayah Bandung yakni Cicalengka dan Ciparay. Wilayah Garut yakni Tarogong Kaler, Ibun, Banyuresmi, Balubur, dan Limbangan.

Wilayah Ciamis yakni Cimerak, dan Ciamis.

"Ini Daerah tidak hujan berturut-turut selama 60 hari yang berpotensi kekeringan ekstrim dengan status awas," kata Toni dalam pesan singkatnya, Kamis (22/8/2019).

Dikatakannya, musim kemarau saat ini lebih panjang sekitar 10-30 hari.

"Penyebabnya  karena suhu permukaan laut di sekitar indonesia lebih dingin dari normalnya, sehingga curah hujan berkurang," jelasnya.

Baca juga: Indramayu Terancam Kekeringan Ekstrem, 60 Hari Tak Turun Hujan



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Regional
Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng 'All Star Timuran' yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng "All Star Timuran" yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Regional
Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Regional
Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Regional
Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Regional
133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, 'Sex Toys' Paling Dominan

133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, "Sex Toys" Paling Dominan

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Regional
Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Regional
Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Regional
Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

Regional
Kasus Penipuan 'Wedding Organizer' di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Kasus Penipuan "Wedding Organizer" di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Regional
Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Regional
Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Regional
Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X