Kompas.com - 19/08/2019, 08:55 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama para warga binaan di Rutan Tanjung Gusta Medan Dok: Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provinsi SumutGubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama para warga binaan di Rutan Tanjung Gusta Medan

MEDAN, KOMPAS.com – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta bantuan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menanggulangi peredaran narkoba di provinsi yang dipimpinnya. Soalnya, Sumut menjadi salah satu provinsi darurat narkoba.

Sasaran utama peredaran adalah usia remaja, tak hanya yang sudah sampai ke desa-desa.

Edy berharap BNN memberikan pencerahan untuk usaha-usaha pemberantasan narkoba di Sumut.

Dia lalu menceritakan kunjungannya ke Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta Medan saat pemberian remisi hari kemerdekaan pada Sabtu (18/8/2019).

Katanya, hampir 80 persen warga binaan masuk sel karena narkoba. Semakin miris saat dia melihat, banyak anak muda yang terjerat.

Baca juga: Pesan dari Pinggir Sungai Deli untuk Gubernur Edy Rahmayadi

"Miris kita, bagaimana masa depan Sumut kalau anak mudanya begini. Narkoba ini kejam, merusak mental dan masa depan. Tolong kami dibantu, pak.. Arahkan kami, tindakan apa yang harus kami lakukan supaya narkoba hilang dari Sumut ini,” kata Edy kepada Kepala BNN Komisaris Jenderal Heru Winarko di rumah dinasnya, Minggu (18/8/2019) petang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Heru akan berada di Kota Medan selama empat hari untuk mengadakan pelatihan dan penyeragaman rehabilitasi untuk pengguna dan pecandu narkoba melalui rekomendasi Tim Asesmen Terpadu (TAT).

Pelatihan tersebut untuk menyamakan persepsi tentang Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba yang menyatakan pecandu narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan sosial. Pesertanya adalah penyidik dari BNN Provinsi Sumut, Polda dan Polres, jaksa dan hakim. 

Baca juga: Edy Rahmayadi: Bunda Menangis, Saya Pun Ikut Menangis

Kearifan lokal dan adat Sumut vs narkoba

“Kalau salah penerapan, bisa merugikan warga. Jadi ada yang direhab, ada yang diasesmen. Di Sumut, narkoba jadi permasalahan serius. Salah satu kelompok yang mengkhawatirkan adalah remaja yang saat ini jumlahnya sudah 130.000 orang. Inilah alasan kami memilih Sumut sebagai salah satu lokasi pelatihan selain Lampung dan Samarinda," kata Heru. 

Pada 2018, lanjut dia, dari 3,6 juta pengguna narkoba, 57 persen adalah 'coba pakai'. Sebanyak 20 persen adalah reaksional atau rutin pakai minimal seminggu dua kali. Sisanya adalah pecandu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.