Kopiah Gus Dur Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda

Kompas.com - 16/08/2019, 14:37 WIB
Upiya Karanji atau songkok keranjang adalah kerajinan khas petani Gorontalo yang berada di pinggiran hutan. Mereka memanfaatkan rumput mintu sebagai bahan bakunya dengan cara membelah menjadi bagian kecil yang memanjang, yang kemudian dianyam. Upia karanji dipopulerkan oleh Presiden Abdurrahman Wahid dan tokoh masyarakat Gorontalo, Sandiaga Uno. KOMPAS.COM/ROSYID A AZHARUpiya Karanji atau songkok keranjang adalah kerajinan khas petani Gorontalo yang berada di pinggiran hutan. Mereka memanfaatkan rumput mintu sebagai bahan bakunya dengan cara membelah menjadi bagian kecil yang memanjang, yang kemudian dianyam. Upia karanji dipopulerkan oleh Presiden Abdurrahman Wahid dan tokoh masyarakat Gorontalo, Sandiaga Uno.

GORONTALO, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh karya budaya masyarakat Gorontalo lolos ke sidang penetapan warisan budaya takbenda yang dilaksanakan Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta.

Ketujuh budaya takbenda itu adalah Upiya Karanji, Molonthalo, Mohunthingo, Ilabulo, Tiliaya, Tidi Lo O'ayabu dan Tepa Tonggo.

Upiya Karanji atau kopiah keranjang yang pernah dipopulerkan oleh Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid ( Gus Dur), dalam setiap upacara dan kunjungan selalu dikenakan.

Upiya karanji ini dibuat oleh para perajin dari bahan rumput mintu yang telah dikeringkan.

Rumput ini kemudian dianyam dengan penguat dari irisan rotan. Upiya karanji dikenal produk yang sangat kuat dan rapi.

“Lolosnya 7 budaya Gorontalo ini berlangsung semalam, tahun ini kami mengusulkan 12 budaya takbenda Gorontalo untuk ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda,” kata Melly Mohamad, Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo di Hotel Milenium Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Baca juga: Sebanyak 800.000 Ayam Ternak Akan Dibagikan ke Warga Gorontalo

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Regional
Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X