Menpar: Dampak Kabut Asap akibat Karhutla Tidak Mengganggu Pariwisata

Kompas.com - 14/08/2019, 13:03 WIB
Menteri Pariwisata, Arief Yahya melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, Rabu (14/8/2019). KOMPAS.com/ANDI MUHAMMAD HASWARMenteri Pariwisata, Arief Yahya melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan, Rabu (14/8/2019).


BANJARMASIN, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya menyebut, Kementeriannya belum menerima laporan turunnya jumlah wisatawan terkait dampak kabut asap yang ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) pada tahun ini.

Hal tersebut dikatakan Arief saat melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan selama 4 hari.

"Sampai dengan saat ini, tidak ada dampak yang kita rasakan, tidak menurunkan jumlah wisatawan," ujar Arief saat ditemui, Rabu (14/8/2019).

Menurut Arief, kondisinya berbeda dengan kasus karhutla pada 2015 lalu.

Pada saat itu, sektor pariwisata terkena imbas, di mana wisatawan enggan berkunjung ke Indonesia.

Baca juga: Menteri LHK Sebut Karhutla di Taman Nasional Tesso Nilo Sudah Parah

Arif justru memberi apresiasi penanganan karhutla tahun ini mampu dijalankan dengan baik.

Menurut dia, kabut asap tidak berdampak serius terhadap sektor pariwisata. Padahal, sudah ada 5 provinsi yang saat ini yang wilayahnya terdampak karhutla, termasuk Kalimantan Selatan.

"Nampaknya rekan-rekan di lapangan mengatasi kebakaran lahan degan baik dibanding tahun-tahun sebelumnya," kata Arief.

Arief juga memuji penanganan karhutla di Kalimantan Selatan. Dibandingkan provinsi lain, Kalimantan Selatan termasuk wilayah yang paling sedikit mengalami karhutla.

Baca juga: Kabut Asap dan Kebakaran Hutan di Tesso Nilo, Bagaimana Nasib Satwa?

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X