Baru Bebas Sebulan, Residivis Curanmor Ditembak Polisi

Kompas.com - 11/08/2019, 17:33 WIB
Ilustrasi penembakan ShutterstockIlustrasi penembakan

MAKASSAR, KOMPAS.com - Tim Reserse Mobil (Resmob) Polsek Panakukang menembak kedua kaki Fajar (19). Dia dihadiahi timah panas karena telah mencuri sepeda motor meski baru keluar dari penjara sekitar sebulan yang lalu. 

Kapolsek Panakukang Kompol Ananda Fauzi Harahap mengatakan bahwa penangkapan Fajar terjadi pada Sabtu (10/8/2019) sore kemarin. Pada saat itu, Fajar tengah berada di Jalan Sejiwa Makassar saat asyik berpesta miras bersama teman-temannya. 

"Pelaku memiliki empat laporan kepolisian yang dilayangkan warga masing-masing tiga di Polsek Panakukang dan satu di Polsek Moncongloe, Maros," kata Ananda, Minggu (11/8/2019).

Baca juga: Kejar Residivis Narkoba yang Kabur Usai Baku Tembak, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Awalnya, Fajar diketahui terlibat dalam empat tindak pidana pencurian bermotor usai tim Resmob Panakukang yang dibantu Tim Khusus Polda Sulsel menyelidiki hasil CCTV di salah satu TKP pemuda Gowa tersebut. 

Ananda mengatakan dalam melancarkan aksinya, Fajar tidak sendiri tetapi dibantu dua rekannya Wawan dan Aan yang kini masih DPO. Polisi juga mengincar Natsir, penadah dari motor curian yang dijual Fajar kepadanya. 

Saat Fajar diamankan, polisi sempat mendatangi rumah pelaku lainnya tetapi mereka tidak ada di rumahnya," imbuh Ananda. 

Dari pengakuan Fajar, ia dan rekannya mencuri empat buah sepeda motor di masing-masing tempat berbeda. Kebanyakan motor yang dicurinya ialah motor jenis matic.

Baca juga: Tembaki Polisi Saat Hendak Ditangkap, Residivis Ini Kabur Pakai Mobil Polisi

Saat polisi hendak membawa Fajar ke tempat barang bukti hasil curiannya, ia mencoba kabur hingga pada akhirnya polisi menembaknya setelah tiga tembakan peringatan diabaikan.

Satu butir peluru bersarang di kaki kanannya. Sementara di kaki kirinya, Fajar ditembak dua kali. 

"Pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. Lalu pelaku beserta barang bukti diamankan dan digelandang ke Mako Polsek Panakkukang guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut," pungkasnya. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Akibat Hujan Deras di Tanjung Raya Agam, 1 Tewas, 13 Rumah Rusak, Akses Jalan Lumpuh

Akibat Hujan Deras di Tanjung Raya Agam, 1 Tewas, 13 Rumah Rusak, Akses Jalan Lumpuh

Regional
Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Buntut Konflik Tanah di Flores Timur: Polisi dan Istri Disandera, Rumah Rohaniawan Dirusak, 7 Orang Ditangkap

Regional
Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Derita Nenek Theresia, Tinggal di Gubuk Bekas Toilet Warga Tanpa Listrik

Regional
Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Ketika Trayek Angkot di Tasikmalaya Jadi Istilah Transaksi Narkoba

Regional
Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Jenazah Tersangka Teroris Abu Alfat Dimakamkan di Medan, Sang Ibu Tak Sanggup Turun dari Mobil

Regional
Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Pabrik Sepatu Hengkang ke Jateng, Penganggurann Berpotensi Naik hingga Gubernur Banten Janjikan Investasi Baru

Regional
Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Franz Magnis Suseno: Negara Harus Intoleran terhadap Intoleransi

Regional
Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Fakta Sidang Suap Bupati Muara Enim: Minta Mobil Lexus, Wakil Bupati dan 22 Anggota DPRD Ikut Terlibat

Regional
[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

[POPULER NUSANTARA] Cerita di Balik Perjuangan Hidup Dewi | 10 Pabrik Sepatu Pilih Hengkang ke Jateng

Regional
Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Korban Robohnya Aula SMKN 1 Miri Dapat Bantuan Pengobatan dari Pemkab Sragen

Regional
Waspada, 'The Silent Killer' Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Waspada, "The Silent Killer" Penurunan Muka Tanah Ancam Wilayah Semarang

Regional
Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Fakta Pria 70 Tahun Ditemukan Tewas di Balikpapan, Diduga Korban Pembunuhan hingga Masih Diselidiki

Regional
Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Batal Jadi Pembicara di Seminar Sesko TNI, Menhan Prabowo Rapat Terbatas dengan Presiden

Regional
Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Dituding Rugikan Mitra Individu, Grab dan PT TPI Jalani Sidang di KPPU Medan

Regional
Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta 'Saranghae' hingga 2,5 Tahun Menunggu

Ini Reaksi Umar Patek Saat Istrinya Resmi Jadi WNI, Tanda Cinta "Saranghae" hingga 2,5 Tahun Menunggu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X