Sopir Crane Jadi Tersangka Tabrakan Kereta Api vs Crane di Prabumulih

Kompas.com - 24/07/2019, 06:23 WIB
Muhammad Solihin, sopir crane yang ditetapkan jadi tersangka tabrakan antara kereta api angkutan batubara dengan kendaraan crabe senin malam di Prabumulih AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGMuhammad Solihin, sopir crane yang ditetapkan jadi tersangka tabrakan antara kereta api angkutan batubara dengan kendaraan crabe senin malam di Prabumulih

PRABUMULIH, KOMPAS.com - Pengemudi kendaraan crane, Muhammad Solihin, ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus tabrakan antara crane yang dikemudikannya dengan kereta api pengangkut batubara.

Tabrakan itu terjadi di pelintasan sebidang JPL 6 Kelurahan Tanjung Raman, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, Senin (24/7/2019).

Kasat Lantas Polres Prabumulih AKP Betty Purwanti mengatakan, penetapan Solihin sebagai tersangka setelah polisi melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi, termasuk memeriksa tersangka Selasa (23/7/2019).

Baca juga: Mogok di Tengah Rel, Mobil Crane Pertamina Ditabrak KA Batubara

Solihin dikenakan Pasal 10 Ayat 1 dan 2 Undang-Undang Lalu Lintas dengan ancaman 1 tahun penjara.

Solihin dianggap lalai saat mengemudikan kendaraan crane di mana ia tidak melakukan antisipasi terhadap jalan dan tidak ada pengawalan, serta tidak melalui jalur khusus.

“Satu orang kami tetapkan sebagai tersangka yaitu sopir crane karena lalai dan tidak melakukan antisipasi terjadap jalan yang akan dilalui,” kata Betty.

Dalam tabrakan itu, satu orang yaitu asisten masinis kereta api bernama Tio Patra mengalami luka-luka.

“Sedangkan sopir crane dan kenek serta masinis kereta tidak mengalami luka-luka,” ujar dia.

Meski ditetapkan jadi tersangka, Solihin tidak ditahan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kapolres Prabumulih AKBP Tito Hutahuruk mengatakan, tabrakan terjadi saat kereta api berjalan dari Stasiun Tanjung Karang Lampung menuju Stasiun Muara Enim Sumatera Selatan.

Baca juga: Kereta Api Minangkabau Ekpress Merugi Rp 18 Juta per Hari

 

Saat tiba di perlintasan sebidang Tanjung Rambang, melintaslah mobil crane yang diketahui milik Pertamina di perlintasan tersebut.

Saat kendaraan crane melewati perlintasan tersebut tiba-tiba kendaraan itu mendadak mogok dengan bagian belakangnya masih berada di atas rel kereta.

“Saat itulah kereta api melintas dan menabrak kendaraan crane hingga terseret sejauh 150 meter, beruntung saat tabrakan terjadi sopir kendaraan crane Muhammad Solihin dan keneknya bernama Edison sempat menyelamatkan diri dengan melompat dari kendaraan itu,” katanya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekolah di Perbatasan Malaysia Mulai Dibuka untuk Belajar Tatap Muka

Sekolah di Perbatasan Malaysia Mulai Dibuka untuk Belajar Tatap Muka

Regional
Tasikmalaya Catatkan Klaster Pendidikan, 12 Orang Positif Covid-19 dalam Sehari

Tasikmalaya Catatkan Klaster Pendidikan, 12 Orang Positif Covid-19 dalam Sehari

Regional
Kota Ambon Kembali Beralih ke Zona Oranye, PSBB Transisi Tetap Dilanjutkan

Kota Ambon Kembali Beralih ke Zona Oranye, PSBB Transisi Tetap Dilanjutkan

Regional
3 Pasien dari Klaster Arisan RT Kulonprogo Sembuh dari Covid-19

3 Pasien dari Klaster Arisan RT Kulonprogo Sembuh dari Covid-19

Regional
Tawarkan Jasa Penunjuk Jalan Hindari Pemeriksaan Satgas Covid-19, 5 Orang Ditangkap

Tawarkan Jasa Penunjuk Jalan Hindari Pemeriksaan Satgas Covid-19, 5 Orang Ditangkap

Regional
Diduga Tak Terima Istri Diisolasi, WNA Ini Mengamuk di Ruang IGD dan Nyaris Pukul Dokter

Diduga Tak Terima Istri Diisolasi, WNA Ini Mengamuk di Ruang IGD dan Nyaris Pukul Dokter

Regional
Mengeluh Nyeri Punggung dan Mual, Kakek Ini Meninggal Terpapar Corona

Mengeluh Nyeri Punggung dan Mual, Kakek Ini Meninggal Terpapar Corona

Regional
Pemerkosa Anak Dihukum Cambuk 169 Kali, Menyerah pada Hitungan ke-57

Pemerkosa Anak Dihukum Cambuk 169 Kali, Menyerah pada Hitungan ke-57

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Positif Covid-19, Kegiatan Dewan akan Dilakukan Secara Virtual

Regional
Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Polisi Ringkus Pembunuh Sekretaris Wanita yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Seorang Polwan di Muba Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Regional
Saat Rekonstruksi Terungkap Awal Mula Ibu Bunuh Anak karena Sulit Belajar Online

Saat Rekonstruksi Terungkap Awal Mula Ibu Bunuh Anak karena Sulit Belajar Online

Regional
Cerita Pencuri Kembalikan Emas 40 Gram Milik Korban, Minta Bantuan Sang Istri

Cerita Pencuri Kembalikan Emas 40 Gram Milik Korban, Minta Bantuan Sang Istri

Regional
Ada Bayi Terpapar Covid-19 dari Klaster Ponpes Banyumas

Ada Bayi Terpapar Covid-19 dari Klaster Ponpes Banyumas

Regional
KPU Salah Ketik, Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada Dalam Surat Penetapan

KPU Salah Ketik, Nama Calon Wakil Bupati Tak Ada Dalam Surat Penetapan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X