Kompas.com - 22/07/2019, 06:18 WIB
Mak Kobtiyah atau Mak Tiyah duduk santai di rumah panggungnya di Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (20/7/2019) KOMPAS.com/BUDIYANTOMak Kobtiyah atau Mak Tiyah duduk santai di rumah panggungnya di Kampung Gunungbatu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (20/7/2019)

Mak Tiyah setiap harinya menanak nasi dan lauk pauk seadanya untuk seorang santri remaja, Salimudin (19), yang duduk di bangku kelas XII SMA Negeri Nyalindung.

Salimudin ini, oleh Mak Tiyah dianggap seperti cucunya sendiri. Kegiatannya itu sudah berlangsung lebih tiga tahun, bahkan pada saat tertimpa bencana ini.

Baca juga: Donatur Menghilang, Pembangunan Huntara Korban Bencana Tanah Bergerak Dihentikan dan Tinggalkan Hutang 133 Juta

 

Sedangkan, Salimudin selain sekolah, juga menimba ilmu di Masjid Darussalam di kampung setempat.

"Bentar lagi Salim pulang sekolah. Setelah makan di sini, terus kembali ke masjid, belajar mengaji dan tidur di kobong (kamar)," tutur dia.

Daftar di hunian sementara

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mak Tiyah sudah mendaftatkan diri untuk ikut menempati rumah hunian sementara (huntara).

Saat ini, huntara sedang dalam proses pengerjaan yang dikelola atau dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Rencananya, rumah huntara itu ditargetkan selesai Rabu 21 Agustus 2019 mendatang.

Meski pun masih sekitar sebulan lagi huntara selesai, namun, Mak Tiyah masih bersikeras untuk tinggal di rumah panggungnya.

"Kalau sudah selesai (huntara) Mak mau pindah," ujar dia sambil melipat-lipat selimut yang diterimanya dari bantuan.

Saat ditanya mengapa tidak tinggal sementara di pos pengungsian, Mak Tiyah menjawab tidak mau karena suasananya ramai. Dia mengatakan, ingin menikmati hidupnya dengan tenang.

"Mak ingin tiis ceuli herang panon (peribahasa Sunda yang artinya tenang dan tenteram-red)," jawab dia.

Kalau pun harus tinggal di pengungsian, Mak Tiyah mengusulkan ingin sendiri agar tidak terganggu dan mengganggu warga penyintas lainnya di pengungsian.

Ia ingin mengaji dan menunaikan shalat dengan tenang.

Keluarga khawatir

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.