Kontroversi Acara Floating Party, Joget dan Minum Bir di Atas Danau Toba...

Kompas.com - 19/07/2019, 09:10 WIB
Peserta boat party di event yang digelar Volcano Floating Party menunjukkan minumannya di atas kapal di Danau Toba. Doc. Volcano Floating PartyPeserta boat party di event yang digelar Volcano Floating Party menunjukkan minumannya di atas kapal di Danau Toba.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Akun Instagram Volcano Floating Party mengunggah foto yang memperlihatkan beberapa orang asing tertawa sambil memegang gelas layaknya orang berpesta.

"Next float: July 20. Whether you're travelling alone or with a bunch of friends - we've got affordable packages available. As would be expected in the middle of the sacred Toba lake, the WiFi is weak here: in fact almost nonexistent, making it the ideal place to digitally detox and to truly unplug. What a great opportunity to be fully present in the moment, connecting with old and new friends," tulis akun tersebut.

Volcano Floating Party adalah sebuah paket wisata di atas Danau Toba yang menuai kontroversi.

Sebagian menilai, pesta di atas danau purba tidak etis karena danau tersebut memiliki nilai sakral. Namun ada yang menilai jika hal tersebut menjadi daya tarik yang lain untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di Danau Toba.

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan telah menyejajarkan Danau Toba dengan destinasi wisata unggulan lain seperti Mandalika, Labuan Bajo dan Borobudur.


Usaha rintisan

Beberapa turis di atas kapal di Danau Toba saat di event boat party yang digelar Volcano Floating Party, beberapa waktu lalu. Doc. Volcano Floating Party Beberapa turis di atas kapal di Danau Toba saat di event boat party yang digelar Volcano Floating Party, beberapa waktu lalu.
Halasan Maruli Manurung atau yang dikenal dengan Hamlet kepada Kompas.com bercerita jika dia adalah 'orang setempat' yang menggagas boat party bersama dua rekannya yang berasal dari Spanyol.

Dua rekannya tersebut pernah berkunjung ke Danau Toba lima tahun yang lalu dan setahun terakhir kembali. Kemudian mereka membahas tentang wisata di Danau Toba.

Sebagai pemuda yang ingin pariwisata di daerahnya berkembang, Hamlet mengusulkan ide antara lain jungle track dan boat party.

"Dua kawan saya itu ternyata tertarik dengan boat party. Kemudian mereka banyak membantu baik dari pormosi, desain, hingga materi juga mereka bantu," katanya.

Menurutnya Volcano Floating Party adalah salah satu acara untuk menarik wisatawan datang ke Danau Toba dengan melihat sunset (matahari terbenam) di arah Sipolha.

Acara itu dimulai dari jam 17.00 WIB dan berakhir pukul 22.00 WIB dan hanya digelar pada hari Sabtu. Acara ini digelar pertama kali pada bulan April 2019 lalu.

"Itu hanya untuk awal dan promosi saja. Baru dimulai lagi di bulan Juli ini lah, sampai Agustus nanti. Ini kita kan masih merintis," katanya.

Baca juga: Acara Floating Party Joget dan Minum Bir di Atas Danau Toba Menuai Kontroversi, Ini Kata Penyelenggara


Ada persembahan untuk Danau Toba

Danau toba dinikmati dari ketinggian di Bukit Huta Ginjang.https://pesona.travel Danau toba dinikmati dari ketinggian di Bukit Huta Ginjang.
Hamlet bercerita jika di acara tersebut juga ditampilkan tarian Batak dengan durasi antara 30 menit hingga satu jam. Selain itu juga digelar persembahan untuk Danau Toba.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

Regional
Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Regional
Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Regional
Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Regional
Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Regional
Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Regional
Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Regional
Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Pasien Covid-19 dari Klaster Secapa AD Bandung Tersisa 948 Orang

Regional
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo Minta Tes PCR Diperbanyak

Regional
Sayangkan Penyelundupan Anemon, Gubernur NTT: Masyarakat Harus Jaga Kekayaan Laut

Sayangkan Penyelundupan Anemon, Gubernur NTT: Masyarakat Harus Jaga Kekayaan Laut

Regional
Komplotan Pembuat KTP Palsu Mengaku Bisa Urus KTP dalam Sehari, Biayanya Rp 1,5 Juta

Komplotan Pembuat KTP Palsu Mengaku Bisa Urus KTP dalam Sehari, Biayanya Rp 1,5 Juta

Regional
Ridwan Kamil: Inpres Soal Denda Tak Pakai Masker Sedang Disiapkan

Ridwan Kamil: Inpres Soal Denda Tak Pakai Masker Sedang Disiapkan

Regional
Selama Penerapan PSBB, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Tegal Menurun

Selama Penerapan PSBB, Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Tegal Menurun

Regional
Kasus Covid-19 di Ponorogo Tembus 114 Orang, Terbanyak dari Klaster Pondok Gontor

Kasus Covid-19 di Ponorogo Tembus 114 Orang, Terbanyak dari Klaster Pondok Gontor

Regional
Update Banjir Bandang Luwu Utara, Korban Bertambah Jadi 32 Orang

Update Banjir Bandang Luwu Utara, Korban Bertambah Jadi 32 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X