Kejati Maluku Usut Kasus Ambruknya Gedung IAIN Ambon

Kompas.com - 28/06/2019, 16:13 WIB
Para dosen dan mahasiswa IAIN AMbon berusaha mengeluarkan ratusan karung berisi buku dari Perpustakaan di kampus tersebut yang mengalami kerusakan parah, Minggu (9/6/2019)   KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTYPara dosen dan mahasiswa IAIN AMbon berusaha mengeluarkan ratusan karung berisi buku dari Perpustakaan di kampus tersebut yang mengalami kerusakan parah, Minggu (9/6/2019)


AMBON, KOMPAS.com - Kejaksaan Tinggi Maluku bakal mengusut ambruknya tiga gedung di kampus IAIN Ambon akibat musibah pergeseran tanah di kampus tersebut beberapa waktu lalu.

Tiga gedung yang roboh itu yakni gedung perpustakaan, auditorium, dan gedung laboratorium Fakultas MIPA.

Gedung auditorium sendiri baru selesai dikerjakan pada 2018 lalu dan belum juga diserah terimakan secara resmi ke pihak kampus.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Maluku, Semmy Sapulete mengatakan, saat ini pihaknya telah mengantongi seluruh dokumen proyek tiga gedung tersebut.

Baca juga: Akibat Tanah Bergerak, Tiga Gedung di IAIN Ambon Rusak Parah

"Terkait tiga gedung yang rusak di Kampus IAIN Ambon, kami sudah kumpulkan dokumen proyeknya, dan nanti minggu depan kita akan cek ke lapangan,” kata Semmy, saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (28/6/2019).

Menurut dia, alasan robohnya tiga gedung tersebut karena tingginya curah hujan yang memicu terjadinya pergeseran tanah merupakan kewenangan tim dari ahli geologi.

Sementara, pihaknya akan menyelidiki robohnya ketiga gedung tersebut dari aspek lainnya, seperti rencana tata ruang wilayah sebagaimana dengan kewenangan yang diberikan.

"Rencana tata ruang wilayah (RTRW) itu untuk memastikan apakah layak dibangun gedung bertingkat atau tidak di situ. Kemudian kami akan periksa struktur fondasi bangunannya juga, di antaranya tiang pancang dan stok filenya," ujar dia.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, proyek pembangunan Gedung Auditorium menghabiskan dana senilai Rp 14.984.000.000.

Baca juga: Ratusan Mahasiswa IAIN Jember Tolak Gerakan People Power

 

Gedung itu sendiri selesai dibangun pada tahun 2018 lalu, sayangnya proses penyerahan ke kampus belum dilakukan karena gedung itu roboh.

Sebelumnya, pada Selasa (25/6/2019), sejumlah mahasiswa IAIN Ambon mendesak Kejaksaan Tinggi Maluku untuk mengusut ambruknya tiga gedung tersebut.

Para mahasiswa menduga runtuhnya tiga gedung tersebut tidak hanya dipengaruhi karena faktor bencana, akan tetapi ada kemungkinan human error.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Reka Ulang Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Pelaku Isap Rokok usai Bunuh Korban

Reka Ulang Pembunuhan Mahasiswa Telkom, Pelaku Isap Rokok usai Bunuh Korban

Regional
145 Warga Terdampak Langsung Banjir Bandang di Puncak Bogor

145 Warga Terdampak Langsung Banjir Bandang di Puncak Bogor

Regional
Selama di Bali, Kristen Gray Jual E-Book dan Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi

Selama di Bali, Kristen Gray Jual E-Book dan Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi

Regional
Gara-gara Tanah Warisan, Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anaknya: Saya Takut...

Gara-gara Tanah Warisan, Kakek Koswara Digugat Rp 3 Miliar oleh Anaknya: Saya Takut...

Regional
179 Anak di Kulon Progo Positif Covid-19, di Antaranya 50 Balita

179 Anak di Kulon Progo Positif Covid-19, di Antaranya 50 Balita

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kristen Gray dan Pasangan Wanitanya Diusir dari Indonesia | Mayor Sugeng Lapor Polisi

[POPULER NUSANTARA] Kristen Gray dan Pasangan Wanitanya Diusir dari Indonesia | Mayor Sugeng Lapor Polisi

Regional
7 Fakta Kasus Kristen Gray dan Cuitan Soal Bali, Diperiksa 8 Jam, Dideportasi Bersama Pasangan Wanitanya

7 Fakta Kasus Kristen Gray dan Cuitan Soal Bali, Diperiksa 8 Jam, Dideportasi Bersama Pasangan Wanitanya

Regional
Dideportasi dari Indonesia, Kristen Gray: Saya Tidak Bersalah...

Dideportasi dari Indonesia, Kristen Gray: Saya Tidak Bersalah...

Regional
Sembuh dari Corona, Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah Rp 3 Triliun di Labuan Bajo Ditahan Jaksa

Sembuh dari Corona, Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tanah Rp 3 Triliun di Labuan Bajo Ditahan Jaksa

Regional
Duduk Perkara Kasus Kristen Gray hingga Akhirnya Dideportasi bersama Pasangan Wanitanya

Duduk Perkara Kasus Kristen Gray hingga Akhirnya Dideportasi bersama Pasangan Wanitanya

Regional
Heboh Kasus Kristen Gray, Warga AS di Bali yang Dideportasi karena Cuitan di Twitter

Heboh Kasus Kristen Gray, Warga AS di Bali yang Dideportasi karena Cuitan di Twitter

Regional
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Gunungkidul, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Gunungkidul, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Beredar Surat Pencopotan Jabatannya di Keraton, GBPH Prabukusumo Merespons

Beredar Surat Pencopotan Jabatannya di Keraton, GBPH Prabukusumo Merespons

Regional
Garut Dinilai Paling Tidak Disiplin Jaga Jarak, Begini Respons Wabup

Garut Dinilai Paling Tidak Disiplin Jaga Jarak, Begini Respons Wabup

Regional
Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Sudah Mulai Tahap Pasang Patok

Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Sudah Mulai Tahap Pasang Patok

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X