Luas Karhutla di Riau Sejak Januari Capai 3.159 Hektare

Kompas.com - 28/06/2019, 14:31 WIB
Tim satgas karhutla riau melakukan pemadaman lahan gambut yang terus mengeluarkan asap pekat di riau KOMPAS.com/ CITRA INDRIANITim satgas karhutla riau melakukan pemadaman lahan gambut yang terus mengeluarkan asap pekat di riau

PEKANBARU, KOMPAS.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Riau sejak awal Januari hingga saat ini telah menghanguskan hutan dan lahan seluas 3.159 hektare.

Lahan yang terbakar ini tersebar di 12 kabupaten dan kota di Riau.

Meski sebelumnya sempat padam karena dibantu hujan serta pemadaman yang terus dilakukan tim satgas gabungan BPBD, Manggala agni, TNI dan Polri, namun kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi akibat cuaca panas yang terjadi di Riau.

Upaya pemadaman saat ini masih dilakukan di tiga kabupaten yang mengalami kebakaran hutan dan lahan di Riau, yakni di Kabupaten Rokan Hilir, Siak dan Kota Dumai.


"Dari data laporan tim satgas gabungan, sejak awal Januari 2019 hingga saat ini luas lahan yang terbakar di 12 kabupaten dan kota di Riau telah mencapai 3.159 hektare," ucap Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger kepada Kompas.com, Kamis (27/6/2019).

Baca juga: Karhutla Kembali Terjadi di 3 Kabupaten di Riau

Untuk kondisi cuaca di wilayah Riau umumnya cerah berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan bersifat lokal dan tidak merata di sebagian wilayah pesisir timur dan selatan.

Bahkan peluang hujan cukup sulit terutama di wilayah yang masih mengalami kebakaran hutan dan lahan.

Edwar mengatakan, tingkat kemudahan terbakar di wilayah Riau pada umumnya berada dalam kategori aman hingga sangat mudah terbakar.

Baca juga: Satu Peleton Pasukan Kostrad Ditarik ke Dumai Bantu Pemadaman Karhutla

Saat ini bertambah di Desa Sei Gajah, Teluk Nilap, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rohil meluas lebih kurang 20 hektare dari sebelumnya 10 hektare. Selain itu juga bertambah di Jalan Baru Jembatan Siak, Kabupaten Siak seluas 2 hektare.

"Tim satgas telah kita bentuk setelah ditetapkannya status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan terhitung sejak 19 Februari hingga 31 Oktober 2019 mendatang," ucapnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Trenggalek Berharap Santri Menjadi Pelopor Toleransi dan Perdamaian

Bupati Trenggalek Berharap Santri Menjadi Pelopor Toleransi dan Perdamaian

Regional
Fakta Lengkap Kasus 4 Kucing Disiksa di Pontianak, Pelaku Jalani Tes Kejiwaan hingga Satu Ekor Mati

Fakta Lengkap Kasus 4 Kucing Disiksa di Pontianak, Pelaku Jalani Tes Kejiwaan hingga Satu Ekor Mati

Regional
Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Regional
Ganjar: Ramalan Santri Tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Ganjar: Ramalan Santri Tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Regional
Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Regional
Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X