7 Fakta Baru Pelawak Qomar Diduga Palsukan Ijazah, Dilaporkan Sejak 2017 hingga Bantahan UNJ

Kompas.com - 27/06/2019, 11:50 WIB
Mantan pelawak era 1990-an, Nurul Qomar, dibawa petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes untuk pemeriksaan usai dilakukan pelimpahan tahap II dari Polres Brebes, Rabu (26/6/2019). TRIBUN JATENG/ M ZAENAL ARIFINMantan pelawak era 1990-an, Nurul Qomar, dibawa petugas Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes untuk pemeriksaan usai dilakukan pelimpahan tahap II dari Polres Brebes, Rabu (26/6/2019).

KOMPAS.com - Tim penyidik Polres Brebes batal menahan pelawak Nurul Qomar atas dugaan kasus pemalsuan ijazah, Senin (24/6/2019). 

Polisi menjelaskan, pengajuan pembatalan penahanan itu atas permintaan kuasa hukum Qomar. Menurut kuasa hukum pentolan grup lawak Empat Sekawan itu, kondisi kesehatan Qomar tidak memungkinkan untuk ditahan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Triagung Suryomicho menjelaskan, penahanan terhadap Nurul Qomar terkait kasus pemalsuan ijazah S2 dan S3 untuk salah satu syarat menjadi rektor di Universitas Muhadi Setiabudhi (UMUS).

Pihak UMUS pun menjelaskan, kasus tersebut telah dilaporkan ke polisi sejak tahun 2017 lalu. 

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. UMUS melaporkan Qomar atas dugaan ijazah palsu

Ilustrasi.Shutterstock Ilustrasi.

AKP Triagung menjelaskan, kasus tersebut mencuat setelah pihak UMUS melaporkan ke polisi terkait validitas ijazah milik pentolan grup lawak Empat Sekawan, Qomar.

"Tersangka dilaporkan oleh Muhadi Setiabudhi terkait dugaan pemalsuan ijazah S2 dan S3 saat mencalonkan diri sebagai rektor," kata Kasat Reskrim.

Diduga ijazah yang dipalsukan oleh tersangka adalah ijazah dari salah satu universitas di Jakarta.

Tersangka melanggar Pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

"Kami masih melakukan penyelidikan atas kasus ini," pungkas dia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X