Pemkab Kendal Kekurangan 6.000 PNS Tetapi Belum Buka Formasi CPNS

Kompas.com - 19/06/2019, 17:45 WIB
Ilustrasi tes CPNS KOMPAS/LASTI KURNIAIlustrasi tes CPNS

KENDAL, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal mengaku masih membutuhkan 6.000 ASN untuk mengisi kekosongan formasi. Saat ini jumlah 8.600 ASN untuk 1 juta penduduk Kendal dinilai masih belum mencukupi. 

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Pemerintah Kabupaten Kendal Sigit Sulistyo mengatakan, idealnya jumlah ASN di Kendal mencapai 15.000 ASN. 

Saat ini jumlah ASN terbesar berada di tenaga pengajar dan kesehatan. Pada penerimaan CPNS tahun lalu, kebanyakan dari formasi guru.

“Dari 374 CPNS yang diterima, 32 dari sisa tenaga K2, 75 teknis, 59 kesehatan dan sisanya guru,” jelasnya.

Walaupun kekurangan 6.000 ASN, namun untuk tahun ini Pemkab Kendal belum membuka lowongan formasi CPNS. 

Baca juga: Tahun 2019, Pemprov Sumatera Selatan Usulkan Rekrut 500 CPNS dan PPPK

Pemkab Kendal hingga kini belum mengajukan formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) sebab belum ada informasi dari Badan Kepegawaian Negara, terkait penerimaan CPNS tersebut.

Menurut Sigit, pihaknya baru akan menyusun formasi yang akan diajukan ke pusat, setelah semuanya jelas. “Kalau kita masih kekurangan banyak pegawai,” kata Sigit.

Penerimaan PPPK

Sekda Pemkab Kendal M Toha menambahkan,  tahun ini belum ada informasi terkait penerimaan CPNS. Untuk menutup kekurangan pegawai, pihaknya memaksimalkan ASN yang ada. 

“Nanti ada juga pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (PPPK),” kata Toha.

Menurut Toha, yang menentukan kuota pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja tersebut, adalah Pemerintah Pusat. Saat ini penerimaan PPPK sudah dilakukan, dan tinggal menunggu pengumumannya.

Hak-hak pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja itu sama dengan PNS, namun tidak menerima pensiun dan setiap tahun kerjanya dievaluasi. 

Baca juga: Pemkab Tanah Datar Sumbar Buka 243 Lowongan untuk CPNS dan PPPK



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah yang Siksa dan Buang Anaknya di Riau Jadi Tersangka dan Ditahan

Ayah yang Siksa dan Buang Anaknya di Riau Jadi Tersangka dan Ditahan

Regional
Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Gunung Kembali Semeru Dibuka, Pengelola TNBTS: Pendakian di Akhir Pekan Penuh

Regional
25 Tahun Tepu Terbaring Kaku Seperti Kayu, Ini Penjelasan Dokter Saraf Soal Penyakitnya

25 Tahun Tepu Terbaring Kaku Seperti Kayu, Ini Penjelasan Dokter Saraf Soal Penyakitnya

Regional
Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

Wajah Nenek 75 Tahun Semringah Saat Gubuk Reyot Miliknya Didatangi TNI

Regional
Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Pasien dari Klaster Pesantren Kota Tasikmalaya Bertambah 40 Orang

Regional
Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Ekspresi Ayah yang Menganiaya Anak Saat Diminta Hak Asuh oleh Polisi

Regional
Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Polisi Kembali Tangkap 2 Orang Terkait Penyerangan Acara Midodareni di Solo

Regional
Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Jadi Tukang Sapu Tempat Judi dan Tabungan Tertinggal di Malaysia, Ini Kisah Udin yang Dipulangkan ke Indonesia

Regional
532 Perusahaan Pariwisata Tutup akibat Pandemi, Puluhan Ribu Pekerja Dirumahkan

532 Perusahaan Pariwisata Tutup akibat Pandemi, Puluhan Ribu Pekerja Dirumahkan

Regional
Geledah Rumah Kontrakan di Sleman, Densus 88 Sita CPU dan Flashdisk

Geledah Rumah Kontrakan di Sleman, Densus 88 Sita CPU dan Flashdisk

Regional
Tak Punya Biaya Berobat, Pria Ini Selama 25 Tahun Hanya Terbaring akibat Tubuhnya Kaku seperti Kayu

Tak Punya Biaya Berobat, Pria Ini Selama 25 Tahun Hanya Terbaring akibat Tubuhnya Kaku seperti Kayu

Regional
Saiful Ilah Tersangkut Korupsi, Nur Ahmad Meninggal, Hudiyono Dilantik Jadi Penjabat Bupati Sidoarjo

Saiful Ilah Tersangkut Korupsi, Nur Ahmad Meninggal, Hudiyono Dilantik Jadi Penjabat Bupati Sidoarjo

Regional
328 Santri di Banyumas Terpapar Covid-19, Forum Ponpes: Ini Bukan Aib

328 Santri di Banyumas Terpapar Covid-19, Forum Ponpes: Ini Bukan Aib

Regional
Serunya Jelajah Museum Multatuli secara Virtual, Begini Caranya

Serunya Jelajah Museum Multatuli secara Virtual, Begini Caranya

Regional
Tubuhnya Kaku 25 Tahun, Tepu Hanya Bisa Berguling ke Lubang jika Ingin Mandi dan Buang Air

Tubuhnya Kaku 25 Tahun, Tepu Hanya Bisa Berguling ke Lubang jika Ingin Mandi dan Buang Air

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X