5 Fakta Hari Pertama Kerja ASN, 415 Orang di Batam Bolos hingga 100 Persen ASN di Jatim Masuk

Kompas.com - 11/06/2019, 12:13 WIB
Puluhan ASN Mamuju Terancam Potongan Gaji 50 Persen Hingga tidak Terima Gaji Sebulan KOMPAS.ComPuluhan ASN Mamuju Terancam Potongan Gaji 50 Persen Hingga tidak Terima Gaji Sebulan

KOMPAS.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Syafruddin telah menyatakan, kehadiran ASN pada hari pertama mereka bekerja usai cuti Lebaran 2019, Senin (10/6/2019) akan dipantau.

Berdasar pengamatan Kompas.com, sebanyak 219 PNS di Provinsi Banten tidak hadir maupun terlambat tanpa keterangan.

Data tersebut tercatat dalam sistem absen online yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD).


Sementara itu, ada 415 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Batam yang tidak masuk kantor dan hadir dalam apel awal bulan di lapangan Alun-alun Engku Putri Pemerintah Kota Batam, Senin (10/6/2019).

Berikut ini fakta hari pertama masuk kerja bagi ASN di sejumlah daerah:

1. Sebanyak 219 ASN di Banten bolos usai cuti bersama

Gubernur Banten Wahidin Halim saat halal bihalal di Kantor Gubernur Provinsi Banten, Senin (10/6/2019)Dok. Diskominfo Banten Gubernur Banten Wahidin Halim saat halal bihalal di Kantor Gubernur Provinsi Banten, Senin (10/6/2019)

Komarudin, Kepala BKD Provinsi Banten, menjelaskan, ada sekitar 219 ASN yang membolos pada hari pertama kerja.

"Dari 3.660 wajib apel, 219 pegawai tidak masuk tanpa berita dan 39 orang cuti," kata Kepala BKD Provinsi Banten Komarudin, di Serang, Senin (10/6/2019).

Komarudin mengatakan, sanksi tegas akan diberikan kepada para pegawai seusai dengan beratnya pelanggaran dan akan diakumulasikan dengan ketidakhadiran pada apel-apel sebelumnya.

"Yang tanpa keterangan ini kami identifikasi dan akan kami panggil untuk dimintai keterangan bersama-sama dengan Inspektorat," kata dia.

Baca juga: Hari Pertama Kerja di Banten, 219 ASN Mangkir Tanpa Keterangan

2. Puluhan ASN terkunci pintu pagar karena datang terlambat

Puluhan Aparat Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ditutupin pagar kantor lantaran telat datang di hari pertama kerja. Senin, (10/6/2019).KOMPAS.com / ABDUL HAQ Puluhan Aparat Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ditutupin pagar kantor lantaran telat datang di hari pertama kerja. Senin, (10/6/2019).

Puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, terlambat masuk kantor dan tidak bisa mengikuti upacara bendera di hari pertama masuk kerja.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Regional
Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Regional
Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Regional
Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Regional
Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Regional
Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Regional
Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Regional
Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Regional
Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Regional
“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

Regional
Gara-gara 'TeLe ApIK' Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Gara-gara "TeLe ApIK" Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Regional
7 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Dibantu 2 Wanita

7 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Dibantu 2 Wanita

Regional
Guru Les Vokal yang Cabuli Siswi SMP Jadi Tersangka

Guru Les Vokal yang Cabuli Siswi SMP Jadi Tersangka

Regional
Pembunuh Sopir Mobil Rental Divonis Mati, Kejari Garut Akan Banding

Pembunuh Sopir Mobil Rental Divonis Mati, Kejari Garut Akan Banding

Regional
Dibesuk Mendikbud, Frans, Siswa SMP Wamena Ceritakan Saat Wajahnya Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo

Dibesuk Mendikbud, Frans, Siswa SMP Wamena Ceritakan Saat Wajahnya Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X