Fakta Bencana Longsor di Jalur Mudik Sumbar, Ada 4 Titik Rawan hingga Waspada Saat Hujan Deras

Kompas.com - 03/06/2019, 18:28 WIB
Alat berat membersihkan material longsor di Jalan Padang-Solok, Senin (3/6/2019) (Dok: BPBD Padang) Kompas.com/PERDANA PUTRAAlat berat membersihkan material longsor di Jalan Padang-Solok, Senin (3/6/2019) (Dok: BPBD Padang)

KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat mengimbau para pemudik untuk mewaspadai bahaya longsor di 4 titik rawan longsor. Keempat daerah itu adalah Pasaman, Bukittinggi, Limapuluh Kota dan Pesisir Selatan.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rumainur, hujan deras di empat wilayah tersebut memicu terjadinya longsor.

Dirinya berharap para pemudik lebih waspada saat hujan deras. Selain itu, petugas menyiagakan alat berat di sekitar lokasi-lokasi tersebut. 

Baca fakta lengkapnya berikut ini:

1. Longsor, pemudik sempat terjebak macet

Material longsor menutupi jalan di Malalak Agam, Sumatera Barat, Minggu (2/6/2019).Dok.BPBD Agam Material longsor menutupi jalan di Malalak Agam, Sumatera Barat, Minggu (2/6/2019).

Bencana longsor terjadi di Nagari Malalak Barat, Kecamatan Malalak, Agam, Sumatera Barat, Minggu (2/6/2019) pukul 20.00 WIB.

Material longsor menutup akses jalan sehingga terjadi kemacetan sejak pukul 20.00 WIB hingga pukul 22.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.

"Betul terjadi longsor di Malalak, Agam. Longsor menutupi badan jalan sehingga akses transportasi tertutup. Kemacetan terjadi, namun saat ini sudah bisa dilalui," kata Rumainur kepada Kompas.com, Minggu malam.

Baca juga: Pemudik ke Sumatera Barat Diimbau Waspadai 4 Titik Rawan Longsor

2. Dipicu hujan deras di lokasi longsor

Ilustrasi longsor di jalur Puncak Bogor.KOMPAS.com/RAMDHAN TRIYADI BEMPA Ilustrasi longsor di jalur Puncak Bogor.
Rumainur menyebutkan, longsor terjadi akibat curah hujan cukup tinggi yang diserta angin kencang di wilayah Agam sejak sore hingga malam tadi.

"Material longsor menutupi akses jalan sepanjang 7-10 meter dengan ketinggian 3-5 meter," ujar Rumainur.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ular Berbisa via Pesawat

Petugas Karantina Gagalkan Penyelundupan Ular Berbisa via Pesawat

Regional
4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas Sejak 23 Hari Lalu

4 Nelayan Bengkulu Hilang di Laut Lepas Sejak 23 Hari Lalu

Regional
Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Bawa Kabur Gadis di Bawah Umur, Pria Beristri Ini Mengaku Ingin Jadi Pacar Korban

Regional
Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Pasien Covid-19 Meninggal di Bali, Ada Gangguan Jantung dan Kencing Manis

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar: Saya Minta Korban Melapor agar Cepat Selesai

Regional
Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Khofifah dan Emil Dardak Kirim Ucapan Selamat HUT Ke-727 Surabaya, Ini Kata Sosiolog

Regional
Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Gadis ABG Dicabuli Kakek dan Teman Kakaknya, Terungkap Setelah Korban Menikah

Regional
Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Korban Keracunan Nasi Kuning Ulang Tahun Bertambah Jadi 40 Orang, Mayoritas Anak-anak

Regional
Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Sulamah, Istri Wali Kota Tidore Kepulauan, Meninggal karena Corona

Regional
Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Seorang Wanita Ditangkap karena Bunuh dan Buang Bayi ke Selokan

Regional
Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Bayi 6 Hari Positif Covid-19 dan Disebut Kasus Pertama di Indonesia

Regional
Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Di Jatim, Anak Tenaga Kesehatan yang Tangani Covid-19 Bebas Masuk SMA Negeri

Regional
38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

38 Warga Keracunan Usai Santap Nasi Kuning di Acara Ulang Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Ayah Setubuhi 2 Anaknya hingga Hamil | Polisi Ketakutan Dipeluk Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Usir Petugas Ber-APD yang Jemput PDP Kabur, Warga: Balik, di Sini Tak Ada Corona!

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X