Pemudik ke Sumatera Barat Diimbau Waspadai 4 Titik Rawan Longsor

Kompas.com - 02/06/2019, 22:03 WIB
Ilustrasi mudik dengan MPV SHUTTERSTOCKIlustrasi mudik dengan MPV

PADANG, KOMPAS.com -Pemudik yang melewati jalur darat ke Sumatera Barat harus mewaspadai empat daerah yang rawan longsor. Apalagi, saat ini cuaca di Sumatera Barat tidak menentu, kadang panas dan kadang hujan lebat.

Empat daerah rawan longsor tersebut adalah Pasaman, Bukittinggi, Limapuluh Kota dan Pesisir Selatan.

"Hampir di sepanjang jalan di daerah itu rawan longsor. Kita minta pemudik waspada. Kalau hujan lebat, sebaiknya istirahat saja," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rumainur, yang dihubungi, Minggu (2/6/2019).

Empat daerah itu, kata Rumainur, merupakan pintu masuk ke Sumbar. Pasaman adalah pintu masuk dari Sumatera Utara, Limapuluh Kota dan Bukittinggi dari Riau dan Pesisir Selatan dari Bengkulu.

Baca juga: Puncak Arus Mudik, Jumlah Kendaraan Masuk Solo Capai 252.544 Unit

Rumainur menyebutkan, untuk antisipasi longsor itu, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pekerjaan Umum Sumbar dan Balai Jalan Wilayah Sumatera menyiagakan alat-alat berat seperti eskavator dan lainnya.

"Ada sejumlah alat-alat berat yang disiagakan di titik rawan longsor," jelasnya.

Selain alat berat, pihaknya juga menyiagakan petugas 24 jam sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

Baca juga: 1,7 Juta Warga Sumut Mudik Lebaran

Pihaknya berharap cuaca di Sumbar lebih bersahabat dan terkendali supaya para pemudik dapat menikmati masa lebaran di kampung halaman dengan baik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X