Kompas.com - 29/05/2019, 13:18 WIB
Harimau sumatera yang ditemukan mati di Desa Sihaporas, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara pada 2017 lalu dan jadi tontonan warga. Dok. BBKSDA Wilayah III PadangsidempuanHarimau sumatera yang ditemukan mati di Desa Sihaporas, Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara pada 2017 lalu dan jadi tontonan warga.

PADANG LAWAS, KOMPAS.com - Pihak Badan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Wilayah III Padangsidempuan mencatat, sepanjang 2019 ada tiga kali gangguan antara harimau dan warga di Kecamatan Sosopan, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara.

Dua diantaranya, dalam bentuk penyerangan langsung kepada warga yang menyebabkan satu korban meninggal dan satu luka-luka.

"Dari catatan dan laporan yang kita terima, sepanjang Tahun 2019 hingga Bulan Mei ini ada tiga kali gangguan harimau yang terjadi di wilayah Kabupaten Palas," ungkap Kepala BBKSDA Wilayah III Padangsidempuan Gunawan Alza, Selasa (28/5/2019).

Dia menerangkan, sebelum kejadian penyerangan yang menyebabkan satu warga meninggal dunia di Desa Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun dan satu warga luka-luka di Desa Pagaranbira, Kecamatan Sosopan, Padang Lawas, Minggu (26/5/2019).

Baca juga: Ini 4 Penyebab Harimau Sumatera Serang Warga di Pemukiman

 

Sekitar pertengahan Maret 2019 lalu, warga ada melaporkan penampakan harimau sedang berada di areal perkebunan milik masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tak hanya itu, harimau juga dikabarkan sempat memangsa dua ekor kambing peliharaan warga.

"Saat itu, kami langsung menindaklanjutinya dengan menurunkan tim. Hasilnya, kami ada menemukan jejak kakinya disekitar areal yang disebut warga," kata Gunawan.

Selang beberapa hari berikutnya, pihaknya kembali mendapat laporan dari warga. Waktu itu, kata Gunawan, laporan tersebut disertai foto dan video penampakan harimau yang sempat diambil warga.

"Mendapat laporan tersebut, kami kembali lagi ke lokasi yang dimaksud, namun kami kembali hanya menemukan jejak saja. Dan tidak menemukan harimaunya. Hanya saja, ada bukti foto dan video yang sempat diambil warga," tukasnya.

Dia menegaskan, untuk kasus konflik harimau di wilayahnya, baru kali ini yang sampai memakan korban jiwa dan menyebabkan warga luka-luka.

Baca juga: Harimau Sumatera yang Serang Warga Dipancing Keluar dengan Umpan Kambing

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.