Tidak Terima Dirazia, Perempuan Ini Laporkan Kasatpol PP ke Polisi

Kompas.com - 23/05/2019, 13:26 WIB
Kasatpol PP Padang, Al Amin Kompas.com/PERDANA PUTRAKasatpol PP Padang, Al Amin

PADANG, KOMPAS.com -Tidak terima kena razia, seorang perempuan berinisial DNP (29) melaporkan Kasatpol PP Padang, Al Amin ke polisi.

DNP melaporkan Kasatpol PP Padang ke Polda Sumbar karena diduga telah melakukan perampasan kemerdekaan terhadap dirinya.

Baca juga: Prabowo Subianto Bawa Nasi Padang untuk Santap Sahur Eggi Sudjana di Rutan Polda Metro Jaya

Perempuan itu tak terima atas perlakuan Satpol PP yang merazianya. Padahal DNP memiliki identitas diri atau KTP. Ia bahkan sempat dimasukkan ke dalam jeruji besi dan dikurung selama beberapa jam di Mako Satpol PP Padang.

"DNP, ini tidak terima kenapa diamankan, sementara yang bersangkutan memiliki identitas KTP. DNP juga tidak terima tindakan Satpol PP Padang, karena ia harus ikut razia terus dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB,” kata Direskrimum Polda Sumbar,Kombes Pol Onny Trimurti Nugroho yang dihubungi Kompas.com, Kamis (23/5/2019).

Atas dasar itu, DNP mengadu ke Polda Sumbar karena merasa hak dan kemerdekaannya dirampas.

Baca juga: Yuli, Dukuh Perempuan yang Sempat Ditolak Warga, Kini Mulai Bekerja

Onny menjelaskan, kronologis kejadian ketika Satpol PP Padang melakukan razia pada 14 Februari 2019, di salah satu kafe di Kota Padang. Saat itu Satpol PP mengamankan DNP yang sedang duduk santai bersama dengan temannya dan tidak sedang melakukan kegiatan yang mengarah penyakit masyarakat.

“Pada saat itu yang bersangkutan tidak melakukan kegiatan yang sifatnya merupakan penyakit masyarakat (pekat) atau pun yang sifatnya negatif. Mereka hanya duduk di kafe pesan makan dan sebagainya. Kemudian dari kejadian itu DNP melakukan perlindungan hukum membuat pengaduan ke Polda Sumbar,” jelas Onny.

Onny menuturkan, karena sifatnya masih perlindungan hukum, maka pihaknya melakukan pemanggilan kepada Satpol PP Padang untuk mengklarifikasi. Ia mengatakan saat bertugas, Satpol PP harus sesuai dengan SOP, baik secara administrasi seperti surat perintah. Termasuk pelaksanaan cara-cara melaksanakan razia.

Baca juga: Kepala Dukuh Perempuan Ditolak Warga, Ini Kata Sri Sultan HB X

Sementara itu, Kasatpol PP Padang Al Amin yang diperiksa Kamis (23/5/2019) di Mapolda Sumbar menyebutkan pihaknya telah melakukan razia sesuai dengan SOP nya.

"Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polda Sumbar soal kronologis kejadian. Ada beberapa pertanyaan yang diajukan," kata Al Amin.

Al Amin menyebutkan saat melakukan razia, pihaknya mendapati DNP berada di sebuah kafe dan saat itu ia tidak dapat menunjukkan KTP. Sesuai prosedur, DNP dibawa ke Mako Satpol PP Padang untuk dimintai keterangan.

"Mana ada ruangan jeruji besi gelap di kantor saya. Itu tidak benar dan sudah saya sampaikan ke penyidik," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Dalam Semalam 2 Bentrok Warga Terjadi di Tapanuli Selatan, gara-gara Senjata Mainan dan Knalpot Bising

Regional
Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Mulai Juli, Siswa di Bukittinggi Kembali Belajar di Sekolah

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X